Sabtu, 27 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dukung PBA, Syabab Hidayatullah – Posdai Gelar TOT Grand MBA

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pimpinan Pusat (PP) Syabab Hidayatullah bekerjasama dengan Persaudaraan Dai Nusantara atau Posdai, menggelar acara Training of Trainer Gerakan Nasional Dakwah Mengajar dan Belajar Al Qur’an (TOT Grand MBA) selama 3 hari di Gedung Pusdiklat Hidayatullah, Kota Depok, Jawa Barat, ditutup Ahad (19/10)/2014) malam.

Training intensif yang dihadiri puluhan peserta dari unsur pengurus wilayah Syabab Hidayatullah, mahasiswa, dan praktisi serta relawan pengajar Al Qur’an ini diisi oleh instruktur nasional Grand MBA, Agung Tranajaya, Lc, M.Si dan Ketua Posdai Indonesia, Achmad Suhail.

Ketua panitia pelaksana, Hendra G. Zakky, mengatakan, kegiatan TOT Nasional Grand MBA ini sebagai upaya menyelenggarakan pendidikan Al Qur’an ke berbagai tingkatan dan wilayah guna mendukung pemerintah dalam pemberantasan buta aksara (PBA), yang di dalamnya mencakup buta tulis Al Qur’an.

Pelatihan Grand MBA ini akan digulirkan ke daerah lain di Indonesia oleh pengurus Syabab Hidayatullah di wilayah atau daerah, bekerjasama dengan Majelis Taklim Hidayatullah (MTH) dan Posdai Indonesia. Peserta baru bisa mengikuti TOT Grand MBA Nasional setelah mendapat rekomendasi dari wilayah.

“Syabab Hidayatulah ingin terlibat aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan program Grand MBA ini. Kami membidik kalangan muda karena diharapkan etos kerja mereka tinggi,” kata Hendra Zakky di Depok, Jawa Barat, Senin (20/10/2014).

Zakky mengungkapkan, digelarnya TOT Grand MBA ini berangkat dari keprihatinan masih tingginya tingkat buta buta aksara baca tulis Al Qur’an. Dia mengutip, di kota Depok saja pada tahun 2006 tercatat angka buta aksara latin mencapai angka 13.000 jiwa, dan buta aksara Al-Qur’an lebih banyak, yaitu mencapai angka 20.000 jiwa.

“Boleh jadi data tersebut belum mengalami tren peningkatan signifkan dalam kemampuan baca Al Qur’an. Dan tidak menutup kemungkinan kondisi serupa terjadi juga di daerah-daerah lainnya,” kata Zakky.

Lebih jauh Zakky menerangkan, Grand MBA merupakan gerakan nasional mendukung pemerintah dalam melakukan pemberantasan buta huruf aksara. Sebagaimana diketahui, Undang-undang Dasar 1945 alinea Keempat menegaskan bahwa pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia berkewajiban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan dalam pasal 31 ayat 1 dinyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.

Dalam semangat pemberantasan buta huruf aksara, jelas Zakky, maka adalah hak warga negara untuk mendapatkan hak pendidikan Al Qur’an. Dengan pemahaman dan praktik yang baik dari nilai pengajaran Al Qur’an, diharapkan mengembangkan potensi kehidupan manusia maupun akhlak al-karimah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan dengan tujuan pembentukan manusia seutuhnya guna memajukan peradaban.

Hal itu, sambung Zakky, bersenyawa dengan semangat pendidikan nasional dalam upaya membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat, beriman, dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, sebagaimana tertuang dalam undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003, Bab II pasal 3.

Meskipun program pemberantasan buta aksara telah dicanangkan secara nasional sejak tahun 2003 dan dilakukan program percepatan pada tahun 2005 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, namun program percepatan pemberantasan buta aksara yang ditargetkan tuntas pada tahun 2009 ini nampaknya relatif masih nihil.

“Untuk itu, kami di Syabab Hidayatullah akan menjadikan ini sebagai program nasional. Selain melayani permintaan masyarakat luas, pemantapan kemampuan baca tulis Al Qur’an ini setidaknya akan diwajibkan untuk anggota dan pengurus,” pungkas Zakky yang juga Ketua Departemen Dakwah PP Syabab Hidayatullah ini.*

Rep: Ainuddin Chalik
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Jumlah Santri di Indonesia Terus Bertambah

Jumlah Santri di Indonesia Terus Bertambah

Polda Metro Jaya Ringkus Pembunuh Dufi tvMU

Polda Metro Jaya Ringkus Pembunuh Dufi tvMU

Komunitas Homoseksual Surabaya Akan Gelar Pesta, Gubernur Jatim: Acara Ini Akan Dihentikan

Komunitas Homoseksual Surabaya Akan Gelar Pesta, Gubernur Jatim: Acara Ini Akan Dihentikan

Masjid Teja Suar Cirebon Dijual, Umat Islam Siap Lapor ke Menteri Agama

Masjid Teja Suar Cirebon Dijual, Umat Islam Siap Lapor ke Menteri Agama

Dewan Da’wah Lepas Da’I Angkatan IV ke Pedalaman

Dewan Da’wah Lepas Da’I Angkatan IV ke Pedalaman

Baca Juga

Berita Lainnya