Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tokoh Syiah Ingin Agama Tak Diikutsertakan di Parlemen

hidayatullah.com/Robi
Jalaluddin Rakhmat saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk REVOLUSI MENTAL dengan tema “Dari Ali Hingga Jokowi” di Paramadina
Bagikan:

Hidayatullah.com—Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait (IJABI), Jalaluddin Rakhmat, mengatakan parlemen bukanlah pondok pesantren. Karena itu, selayaknya agama tidak diikut sertakan di dalam parlemen dan atau dalam politik.

“Parlemen kok seperti pesantren,” ucapnya saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk REVOLUSI MENTAL dengan tema “Dari Ali Hingga Jokowi” yang dilaksanakan Hari Rabu, 15 oktober 2014, di Auditorium Nurcholish Madjid Paramadina.

Tokoh Syiah ini sempat mengatakan, di jaman Sahabat Nabi, Ali Radhiallahu Anhu mengatakan memimpin pun tidak menggunakan agama dalam mempertahankan kekuasaan.

“Imam Ali tidak gunakan agama dalam mempertahankan,” tambahnya.

Ia mengaku siap menjadi “guru” bagi anggota dewan agar paham politik.

“Agar orang-orang mengerti politik,” imbuhnya dengan penuh keyakinan.

Acara yang digagas Dewan Keluarga Masjid Paramadina bekerja sama dengan Human and Religious Community ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa dan perwakilan ormas.*

Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Sekjen MUI: Ulama Dukung Capres Sah-sah Saja

Sekjen MUI: Ulama Dukung Capres Sah-sah Saja

Tiga Bulan Diluncurkan, FMP Jaring 420 Wakif

Tiga Bulan Diluncurkan, FMP Jaring 420 Wakif

‘Patung Porno’ di Surabaya, MUI Janji Surati Pemkot

‘Patung Porno’ di Surabaya, MUI Janji Surati Pemkot

Cak Nun: Harga Diri Bangsa Indonesia, Sama dengan Pantat Inul

Cak Nun: Harga Diri Bangsa Indonesia, Sama dengan Pantat Inul

Disiapkan 20 Bilik untuk Memilih 13 Pengurus PP Muhamamdiyah

Disiapkan 20 Bilik untuk Memilih 13 Pengurus PP Muhamamdiyah

Baca Juga

Berita Lainnya