Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Mendikbud Harus Tarik Buku Penjaskes “Pacaran Sehat”

Muhammad Idrus Romli
Bagikan:

Hidayatullah.com- Buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan bagi siswa SMA/MA/SMK kelas XI, semester 1 yang ada materi pacaran sehat bisa merusak karakter para siswa.

Selain itu, juga bertentangan dengan karakter bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan keagamaan.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Jember, Muhammad Idrus Ramli Jawa Timur kepada hidayatullah.com, Ahad (12/10/2014) mengomentari buku yang diterbitkan oleh Kemendikbud RI tersebut.

Menurut Idrus, materi dalam halaman 128-129 yang menjelaskan tentang “pacaran sehat” secara tidak sengaja telah mengajak para siswa untuk berpacaran. Padahal, sejatinya tugas seorang siswa harus konsentrasi untuk belajar.

“Buku itu mengajak siswa untuk pacaran. Sejatinya, anak yang masih belajar harus konsentrasi dalam menuntut dan ilmu,” tegas Idrus Ramli.

Menurut Idrus, upaya yang dilakukan oleh Kemendikbud RI tidak cukup hanya dengan merevisi untuk dilakukan perbaikan dengan menyesuaikan karakter bangsa berdasarkan norma-norma agama yang berlaku. Namun tak cukup itu saja, Kemendikbud juga harus menarik semua buku-buku yang telah diterbitkan.

“Kemendikbud harus menarik semua buku yang telah diterbitkan dan merevisi ulang semuanya sesuai dengan norma-norma agama yang berlaku,” tutup Idrus Ramli.*

 

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ormas Islam Waspadai Politisasi Kasus NII

Ormas Islam Waspadai Politisasi Kasus NII

Buka Rakornas LPPOM MUI, KH Ma’ruf Amin: Sertifikasi Halal untuk Melindungi Umat

Buka Rakornas LPPOM MUI, KH Ma’ruf Amin: Sertifikasi Halal untuk Melindungi Umat

Mahasiswa Muslim Solo Raya Gelar ‘Aksi Save Ghouta’

Mahasiswa Muslim Solo Raya Gelar ‘Aksi Save Ghouta’

Jokowi dinilai Belum Tuntas Tangani Persoalan HAM

Jokowi dinilai Belum Tuntas Tangani Persoalan HAM

Kasus Kekerasan atas Lansia, Anak Gugat Ibu Rp 1,8 Miliar

Kasus Kekerasan atas Lansia, Anak Gugat Ibu Rp 1,8 Miliar

Baca Juga

Berita Lainnya