Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Emilia Renita: Saya Tak Tanggapi Fitnah dan Akun Facebook Palsu

Bagikan:

Hidayatullah.com- Emilia Renita AZ, istri Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI), Jalaluddin Rahmat manampik status akun yang menamakan dirinya di Facebook yang saat ini sedang ramai dibicarakan di sosial media.

“Maaf aku nggak mau menanggapi fitnah. Berita itu nggak benar,” demikian tegas Emilia Renita kepada hidayatullah.com saat dikonfirmasi guna menanggapi isi status Facebook atas nama dirinya hari Jum’at (09/10/2014) kemarin.

Sebelumnya, sebuah status Facebook bernama Emilia Renita AZ menulis, “Ayatullah Al-Gharawi mengatakan “Tuhan kita adalah Tuhan yang menurunkan wahyu kepada Ali. Sedangkan Tuhan yang menurunkan wahyu kepada Muhammad maka bukan Tuhan kita.”
Kontan, status ini menimbulkan kontroversi masyarakat di jejaring sosial media.

Emilia sendiri menuturkan jika akun Facebook itu adalah bukan miliknya. Ia sendiri baru mengetahui masalah ini dari temannya jika ada akun Facebook yang menggunakan namanya.

“Aku juga nggak bisa akses kesana, cuma teman-teman yang ngasih tau,” ujarnya.

Sementara itu, menanggapi kasus ini, Sekretaris MIUMI Jawa Timur Bahrul Ulum mengaku tidak terlalu kaget.

“Terlepas apakah ini akun asli atau palsu, sebenarnya pernyataan seperti itu bukan hal baru dalam ajaran Syiah. Selain Al-Ghawari juga ada tulisan ulama hadits kenamaan mereka bernama Sayyid Nikmatullah Al-Jazairi dalam kitabnya “Al-Anwar An-Nu’maniyyah” mengenai hal yang sama. Ia menulis, ‘Kita (Syiah Imamiyah dan Ahlus Sunnah) tidak satu Tuhan, tidak satu Nabi dan tidak satu Imam,” demikian ujar Bahrul Ulum.

Menurut Bahrul, kekecewaan kaum Syiah bukan saja mereka tujukan kepada Rasulullah, tetapi juga kepada para sahabat beliau. Mereka menuduh para sahabat telah merampas hak Ali dan keturunannya dalam soal Imamah.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Bela Palestina di Surabaya

Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Bela Palestina di Surabaya

Kapolri Tak Nyaman Istilah “Cicak”

Kapolri Tak Nyaman Istilah “Cicak”

Posko Hidayatullah Banda Aceh dipenuhi Pengungsi

Posko Hidayatullah Banda Aceh dipenuhi Pengungsi

Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, Ini 10 Butir Jati Diri KAMI

Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, Ini 10 Butir Jati Diri KAMI

FKUB: Dialog adalah Cara Terbaik Menghadapi Perbedaan

FKUB: Dialog adalah Cara Terbaik Menghadapi Perbedaan

Baca Juga

Berita Lainnya