Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tak Layak Tonton, KPI Larang Film Anak Shin-chan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Beberapa stasiun televisi swasta tengah mendapat sorotan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait film anak-anak. KPI keluarkan hasil kajian tontonan acara TV anak yang tidak mendidik dan berbahaya jika ditonton oleh anak-anak.
Salah satu stasiun televisi swasta RCTI menerima surat peringatan dari KPI tentang tayangan film animasi Crayon Shin-chan karena adegan pornografi dan juga lelucon yang tidak pantas.

KPI memberikan surat peringatan kepada RCTI terkait adegan di film animasi tersebut yang sering memperlihatkan Shin-chan menurunkan celananya. Bukan itu saja Shin-chan juga kerap mengeluarkan pertanyaan-pernyataan kasar.

“Banyak adegan lucu di dianggap Shin-chan sebenarnya tidak senonoh dan tidak pantas untuk anak-anak, misalnya Shin-chan merobohkan celananya untuk menunjukkan celana dalamnya atau mengintip pasangan bermesraan, adegan wanita seksi di rok mini, menampilkan belahan dada mereka, dan laki-laki menggoda, “kata Agatha Lily, Komisioner KPI dikutip AFP.

“Sementara konten tidak pornografi langsung di mana bagian tubuh yang jelas dan eksplisit ditunjukkan, agak porno dan dapat dikaitkan dengan pornografi.” Dia mengatakan bahwa komisi telah memerintahkan jaringan TV swasta RCTI baik untuk menyensor beberapa adegan atau menunjukkan kartun sangat terlambat – pada waktu itu akan kehilangan target penonton anak-anak.

RCTI sendiri mengatakan telah menerima surat peringatan dan akan memenuhi permintaan pengawas itu.

“Kami akan meninjau seri dan nada bawah layar dianggap mengganggu, apakah dengan kabur atau memotong bagian. Saya yakin fans masih akan menikmati seri,” kata Sekretaris Perusahaan RCTI Adjie S. Soeratmadjie pada AFP.

Crayon Shin-chan merupakan kartun Jepang yang sangat populer bagi anak-anak. Karakter utama dalam film ini adalah Shinnosuke “Shin” Nohara yang baru berusia lima tahun. KPI menempatkan tayangan itu di kategori hati-hati atau satu tingkat di bawah bahaya.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mbak Tutut Rebut Kembali TPI, FUI anggap Hary Tanoe Kualat MUI

Mbak Tutut Rebut Kembali TPI, FUI anggap Hary Tanoe Kualat MUI

GUIB Demo Konjen China di Surabaya

GUIB Demo Konjen China di Surabaya

KH Rasyid: Koppasandi Bentuk Jihad Politik

KH Rasyid: Koppasandi Bentuk Jihad Politik

Presiden Tandatangani Perpres BPIH 2013

Presiden Tandatangani Perpres BPIH 2013

Bagai Endemik Menular, LGBT Harus Diobati!

Bagai Endemik Menular, LGBT Harus Diobati!

Baca Juga

Berita Lainnya