Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

PKI Muncul lagi Lewat Buku, Pengamat Ajak Awasi Menu Bacaan Generasi Muda

Bagikan:

Hidayatullah.com- Pertarungan pemikiran antara Marxisme dan isme-isme yang lainnya saat ini gencar dilakukan melalui media buku. Sebab, bacaan generasi muda sekarang kebanyakan buku-buku radikal.

Sementara itu, yang sering terkontaminasi adalah anak-anak muda lulusan SMA atau yang baru saja masuk kuliah. Dimana, mereka merasa punya nalar yang tinggi, ingin tampil unik dan nyleneh. Di sinilah isu-isu komunisme mudah masuk ke pemikiran mereka karena adanya doktrin dari buku bacaan tersebut, demikian disampaikan Dr. Imam Mawardi, M.A dari Universital Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel dalam acara seminar nasional bertema “Kewaspadaan Nasional terhadapa Gerakan Radikalisme Yang Bersumber Pada Ajaran Komunisme Dalam Perspektif Mempertahankan Pancasila dan NKRI” di RM. Adem Ayem, Jalan Raya Gubeng 48, Surabaya.

Menurutnya, orang-orang Marxisme serta kawan isme lainnya memang pandai mengemas doktrin-dontrin mereka dalam format Intelektual yang menarik. Dan hebatnya adalah kita bangsa Indonesia hanya mengeluh saja dengan adanya ancaman tersebut.

“Kalau PKI, mereka punya ‘Politic of The Concrits’ yaitu kerjanya benar-benar nyata, sedangkan kita punya ‘Politic of The Abstract’ yaitu hanya banyak bicara sedikit kerja,” tegas Ketua Ponpes Kota Alif Lam Mim Surabaya ini.

Menurut Mawardi, kekalahan umat Islam dari PKI zaman dulu karena PKI mampu bekerja nyata, sedangkan kita hanya banyak bicara dan sedikit bekerja.

“Nah, saat inilah waktunya kita tunjukkan dan buktikan untuk banyak bertindak bukan banyak bicara dalam mengahadapi PKI,” ajak Mawardi kepada peserta yang disambut tepuk tangan.

Sementara itu, Drs. Zaenal Muhadi selaku Kepala Bagian Kesejahteraan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Propinsi Jawa Timur menambahkan pernyataan Mawardi, bahwa tidak hanya buku bacaan saja tetapi juga bacaan dari media online atau sosial media.

“Adanya bacaan yang salah dari media online dan sosial media juga memberikan peran dalam merusak pemikiran generasi muda,” tegas Zaenal.*/Achmad Fazeri

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kamis, Ribuan Mahasiwa ‘Tolak Siloam’ Demo DPRD

Kamis, Ribuan Mahasiwa ‘Tolak Siloam’ Demo DPRD

KAMMI: Pekan Kondom Nasional Sama saja Fasilitasi Seks Bebas

KAMMI: Pekan Kondom Nasional Sama saja Fasilitasi Seks Bebas

FUI: Banyak Tantangan Dakwah di Bekasi

FUI: Banyak Tantangan Dakwah di Bekasi

LKEPI: Partai Politik Minim Visi Ekonomi Syariah

LKEPI: Partai Politik Minim Visi Ekonomi Syariah

Ekonomi Keummatan Harus Benar-benar Digerakkan untuk Menopang Dakwah

Ekonomi Keummatan Harus Benar-benar Digerakkan untuk Menopang Dakwah

Baca Juga

Berita Lainnya