Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

LPPOM MUI Minta Pengesahan RUU Jaminan Produk Halal Ditunda

@halalcorner
'Bakso Celeng Haram'' yang diproduksi Made Andriani yang didukung tokoh Bali untuk disebarkan pemasarannya
Bagikan:

Hidayatullah.com–Masa jabatan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) periode 2009-2014 segera berakhir. Sementara nasib RUU Jaminan Produk Halal (JPH) masih menggantung.

Lukmanul Hakim, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar RUU JPH ini tidak dipaksakan untuk disahkan pada periode DPR RI 2009-2014.

“Waktu sudah semakin sempit. Lebih baik ditunda (pengesahannya) periode depan. Jangan dipaksakan. Khawatir ada pasal-pasal yang tidak terbaca oleh kawan-kawan DPR RI,” kata Lukmanul Hakim kepada wartawan di kantor MUI, Jalan Proklamasi 51, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2014) siang.

Lukmanul Hakim juga mengungkapkan jika RUU JPH ini dipaksakan untuk disahkan tahun ini maka dikhawatirkan ada pasal yang dikurangi atau ditambah oleh pihak-pihak tertentu.

“Umpamanya ada pasal babi itu halal yang diselipkan pada RUU JPH pada detik-detik akhir pengesahan. Seperti kasus undang-undang rokok ada kasus satu pasal atau ayat yang hilang,” kata Lukmanul Hakim.

Menurut Lukmanul Hakim, komisi VIII DPR RI 2009-2014 secara prinsip mendukung RUU JPH. Hanya saja ada poin-poin yang masih menjadi tarik ulur.

“Seperti apakah sifat sertifikasi itu mandatory (wajib) atau sukarela. Juga soal badan yang mengeluarkan sertifikat halal. Ini yang masih menjadi tarik ulur,” kata Lukmanul Hakim.*

Rep: Ibnu Syafaat
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Soal Krisis Mesir, Prihatin Saja Tidak Cukup

Soal Krisis Mesir, Prihatin Saja Tidak Cukup

Tiga maskapai Akan Layani Penerbangan Haji 2012

Tiga maskapai Akan Layani Penerbangan Haji 2012

Pimpinan MPR: Tokoh Bangsa Jangan Lagi Pikirkan Cari Uang

Pimpinan MPR: Tokoh Bangsa Jangan Lagi Pikirkan Cari Uang

Kemenag Usut Aliran Komar di Depok

Kemenag Usut Aliran Komar di Depok

Menkominfo Akui Tak Punya Kapasitas Menilai Situs Bermuatan Negatif

Menkominfo Akui Tak Punya Kapasitas Menilai Situs Bermuatan Negatif

Baca Juga

Berita Lainnya