Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Psikolog sarankan Pendidikan Seks Anak Tugas Orangtua

ilustrasi
[Ilustrasi]
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pendidikan seks pada anak merupakan tugas dan tanggung jawab orangtua, sedangkan lembaga pendidikan dan lainnya merupakan unit pendukung, kata psikolog Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Ratri Sunar Astuti.

“Dalam memberikan pendidikan seks pada anak, orangtua perlu memperhatikan rasa aman dan nyaman anak,” katanya pada seminar Pendidikan Seksual Anak di Masa Sekolah Awal, di Yogyakarta, Senin (08/09/2014) dikutip Antara.

Menurut dia, materi pendidikan seks perlu disampaikan dalam suasana hangat keluarga, memberikan informasi yang benar dan ilmiah, mengkomunikasikan dengan bahasa sederhana agar anak paham.

Selain itu, orangtua juga harus bersikap tenang, tidak terkejut atau malu-malu ketika menjelaskan sesuatu, memberikan penjelasan sesuai usia anak, dan membatasi jawaban atau penjelasn hanya pada pertanyaan anak, tidak perlu melebar terlalu jauh.

Ia mengatakan hal penting yang harus diperhatikan orangtua dalam mengasuh dan mendidik anak adalah memberikan keyakinan pada anak bahwa dirinya dicintai apa adanya sehingga anak merasa aman dan percaya pada orangtua.

Orangtua juga harus menunjukkan sikap terbuka, siap berdiskusi dengan anak, mampu berkomunikasi dengan jelas.

“Dalam perkembangan seksual, orangtua tidak perlu khawatir berlebihan, tetapi perlu mengetahui hal-hal yang harus dilakukan dan sensitif pada perubahan anak,” kata Ratri.

Pakar Bimbingan Konseling Universitas Sanata Dharma (USD) Maria Margaretha Sri Hastuti mengatakan pendidikan seks yang diselenggarakan sekolah menjadi semakin penting.

“Hal itu seiring dengan cepatnya kematangan seksual anak, tetapi pendampingan orangtua secara intensif lemah dan mudahnya akses informasi melalui media internet,” katanya.

Menurut dia, pendidikan seks dirancang untuk mendampingi anak memperoleh pemahaman yang tepat tentang perkembangan seksual dirinya serta perkembangan pribadi dan sosial.

“Pemahaman yang tepat tentang seks dan seksualitas akan menjadi kekuatan sekaligus benteng bagi anak dari usaha-usaha pelecehan dan kekerasan seksual,” katanya.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pagelaran Budaya Angkat Citra Indonesia di Pakistan

Pagelaran Budaya Angkat Citra Indonesia di Pakistan

Wamenag: Seni Budaya Islam Mesti Jadi Alternatif dari Arus Budaya Negatif

Wamenag: Seni Budaya Islam Mesti Jadi Alternatif dari Arus Budaya Negatif

MIUMI: Kredibilitas MUI sebagai Pemberi Fatwa Diakui Umat

MIUMI: Kredibilitas MUI sebagai Pemberi Fatwa Diakui Umat

Legislator Dukung Jakarta Jadi Kota Ramah Sepeda

Legislator Dukung Jakarta Jadi Kota Ramah Sepeda

Anggota DPR Desak Pemerintah Serius Berantas Situs Porno

Anggota DPR Desak Pemerintah Serius Berantas Situs Porno

Baca Juga

Berita Lainnya