Selasa, 30 Maret 2021 / 17 Sya'ban 1442 H

Nasional

Mengaku Ikut Kerja Keras, Relawan Jokowi Ingin “Jatah” di Rumah Transisi

detik
Boni Hargens/berjas hitam
Bagikan:

Hidayatullah.com–Boni Hargens dan perwakilan 15 kelompok relawan menyatroni kantor transisi di Jl Situbondo, Menteng, Jakpus.

Boni mengaku membawa aspirasi dari para relawan yang tak terakomodir kantor transisi. Para relawan ingin ikut bekerja, s ebab selama ini ia menyebut relawan yang digandeng bukan relawan.

“Yang diambil relawan tapi bukan relawan. Selama ini kesannya seperti itu,” kata juru bicara relawan, Boni Hargens dikutip detik.com, Selasa (26/8/2014).

Menurut dia, teman-temannya berjumlah 88 orang datang pada Senin (25/08/2014) sore untuk menyampaikan uneg-uneg.

Boni menyatakan kedatangan mereka hanya ingin ikut bekerja bukan meminta jatah menteri atau jabatan.

“Ya intinya kita sudah mendapat restu dari Pak Jokowi untuk ikut terlibat. Tapi secara sepihak mereka mengabaikan relawan, padahal selama ini kerja keras,” aku Boni.

Boni juga menyatakan pada Rabu (27/8) pagi mereka akan bertemu dengan pihak kantor transisi. Akan digelar sejumlah diskusi dan pengaktifan kerja Pokja relawan.

“Kita nggak ada urusan dengan itu jabatan atau jatah menteri, lagipula kantor transisi bukan ngurus menteri, cuma kerja menganlisa masalah,” tutup dia.

Menanggapi aksi Boni Hargens Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla  menyebut relawan harusnya bekerja secara sukarela, bukan memaksa.

“Namanya juga relawan. Kalau menuntut macam-macam bukan lagi namanya relawan,” ujar JK di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (26/08/2014) dikutip detik.com.

JK mengatakan dirinya dan Joko Widodo (Jokowi) sangat menghargai kerja kerja di yang lakukan oleh para relawan pada pilpres lalu.

“Tapi ketika menang dan menuntut sesuatu maka dia tidak bisa menyebut dirinya sebagai seorang relawan,” terangnya.

Muncul berbagai dugaan soal keinginan relawan ini. Ada kabar relawan meminta ‘jatah’ menteri, ada kabar relawan meminta pamrih.

Isu liar ini berkembang dan semakin memanas di media sosial. Tapi seperti dibilang Boni, mereka cuma ingin bekerja secara legal di rumah transisi. Sepertinya para relawan yang dipimpin Boni ini ingin terlibat langsung dalam seleksi menteri, tulis detik.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mensesneg: Mengerikan, Banyak Peraturan Pemerintah Ganggu Pelayanan Publik

Mensesneg: Mengerikan, Banyak Peraturan Pemerintah Ganggu Pelayanan Publik

Wapres KH Ma’ruf Amin Mengenang Prof Yunahar Pemersatu Umat

Wapres KH Ma’ruf Amin Mengenang Prof Yunahar Pemersatu Umat

Fatwa MUI terkait Wabah: Shalat Idul Fitri Berjamaah atau Sendiri Sesuai Kondisi Daerah

Fatwa MUI terkait Wabah: Shalat Idul Fitri Berjamaah atau Sendiri Sesuai Kondisi Daerah

Administrasi NU Lemah

Administrasi NU Lemah

Pansel Didesak Tegaskan Komitmen Setiap Calon Anggota KPI

Pansel Didesak Tegaskan Komitmen Setiap Calon Anggota KPI

Baca Juga

Berita Lainnya