Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Marwah Daud: MK Ketuk Palu dengan Tertunduk

hidayatullah.com/Robi
Dr MArwah Daud Ibrahim (berjilbab) saat diskusi di Cafe Cikini
Bagikan:

Hidayatullah.com–Juru Bicara pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Dr Marwah Daud Ibrahim menilai bahwa proses Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi hingga putusan akhir gugatan yang ditolak, sarat dengan campur tangan asing.

Menurut mantan politisi Golkar tersebut campur tangan asing yang dimaksud adalah adanya konglomerat asing da‎n teknologi asing yang membantu pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

“‎Prosesnya juga, terlalu kuat akan campur tangan asing. Ada beberapa konglomerat yang campur tangan dana, di bidang IT juga,” tutur Marwah dalam diskusi politik bertajuk ‘Konsolidasi Kebangsaan’, yang diselenggarakan Progres 98 di di Cafe Taman Ismail Marzuki, Jumat (22/08/2014).

Marwah mengakui bahwa dalam Pilpres saat ini banyak ditemukannnya pelanggaran, di antaranya DPT oplosan. Dan ini tentu sangat jelas kecurangannya.

“Saya temukan DPT oplosan, tidak jelas dan bermasalah,” ucapnya.

Marwah Daud pun mengaku merasa malu karena adanya kisruh pada Pilpres saat ini. Terlebih MK memutuskan dengan palu yang “tertunduk” dan nampak keadilan tidak ditegakkan.

“Layak kecewa dan malu. Karena rakyat tidak merasakan keadilan. MK mengetuk palu dengan tertunduk,” ucapnya.

Meski menerima putusan MK,  ia mengingatkan Koalisi Merah Putih agar tetap berkomitmen  dan disarankan agar tetap solid dan kuat.

“Permanenkan koalisi,” tutupnya.*

Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Demi Keadilan Hukum, Saksi Ajukan Surat Penahanan Ahok kepada Majelis Hakim

Demi Keadilan Hukum, Saksi Ajukan Surat Penahanan Ahok kepada Majelis Hakim

Front Pancasila Minta Simposium Nasional Tragedi 1965 Dibubarkan

Front Pancasila Minta Simposium Nasional Tragedi 1965 Dibubarkan

Saksi Saling Beri Keterangan Berbeda

Saksi Saling Beri Keterangan Berbeda

Setoran Awal Ibadah Haji Naik Jadi Rp 25 Juta

Setoran Awal Ibadah Haji Naik Jadi Rp 25 Juta

Dibantu PPI, DD akan Buka Posko Bantuan di Jepang

Dibantu PPI, DD akan Buka Posko Bantuan di Jepang

Baca Juga

Berita Lainnya