Senin, 24 Januari 2022 / 20 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Indonesia Tidak Akan Akui Hubungan Diplomatik dengan Israel

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Febrian A. Ruddyard.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah Indonesia berkomitmen mendukung kemerdekaan Palestina dengan cara tidak mengakui hubungan diplomatik dengan Israel hingga Palestina merdeka.

“Posisi kita sampai kapan pun tidak akan mengakui hubungan diplomatik dengan Israel hingga Palestina merdeka,” ujar Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Febrian A. Ruddyard.

Febrian mengemukakan hal itu dalam konferensi pers yang diselenggarakan salah satu lembaga kemanusiaan di Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Febrian mengungkapkan, langkah tersebut merupakan salah satu bentuk tekanan pada Israel agar segera menghentikan penjajahan pada Palestina.

Kemudian, lanjut dia, bentuk tekanan lainnya ialah ajakan pada masyarakat untuk tidak membeli barang-barang produksi Israel dan negara-negara yang mendukung Israel.

Tak hanya itu, menurut Febrian, Indonesia juga akan terus mendukung Palestina agar statusnya dapat diakui internasional.

“Palestina itu negara yang objektif merdeka, tapi untuk memperoleh status ini kita harus berjuang. Tantangannya luar biasa,” katanya, seperti dilaporkan Antara.

Dia menambahkan, Indonesia bersama negara-negara di Asia-Afrika berkomitmen meningkatkan kemampuan rakyat Palestina mengelola sendiri negaranya.

“Kita bersama negara-negara di Asia Afrika berkomitmen pada 2014 hingga 2019 melatih 10 ribu orang Palestina di bidang pemerintahan,” ujar Febrian.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Pembangunan Masjid Pertama di Rih Tengah Tanah Karo Berlanjut

Pembangunan Masjid Pertama di Rih Tengah Tanah Karo Berlanjut

Banda Aceh Lebih Peduli Olah Raga daripada Akidah

Banda Aceh Lebih Peduli Olah Raga daripada Akidah

Adian Husaini: Tantangan Utama Kita Bukanlah JIL!

Adian Husaini: Tantangan Utama Kita Bukanlah JIL!

Pengalaman Menjadi Dai di Papua

Pengalaman Menjadi Dai di Papua

Tindakan Presiden Jokowi Tinggalkan Aksi Damai 411 karena Informasi Intelijen yang Menyesatkan

Tindakan Presiden Jokowi Tinggalkan Aksi Damai 411 karena Informasi Intelijen yang Menyesatkan

Baca Juga

Berita Lainnya