Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Pemerintah Diminta tak Berlebihan Sikapi ISIS

Bagikan:

Hidayatullah.com–Cholil Nafis, Sekretaris Pascasarjana Pusat Studi Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia berpendapat bahwa perjuangan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) tidak sesuai dengan syariat Islam.

“Gerakan ISIS yang menggunakan teror bertentangan dengan syariat Islam karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam berjuang dengan akhlak mulia,” terang Cholil kepada hidayatullah.com, Senin (4/8/2014) pagi.

Dalam membangun negara Madinah, lanjut Cholil, Nabi Muhammad mengakomodir perbedaaan agama, suku, dan etnis. Organisasi ISIS ini adalah gerakan transnasional yang menjalankan agenda berdirinya kekhalifahan di Jazirah Arab dan negeri-negeri Islam.

Cholil meminta pemerintah Indonesia mewaspadai gerakan baru ini namun jangan pula berlebih-lebihan.

“Namun pemerintah jangan berlebihan dalam menyikapinya, sehingga menuduh organisasi Islam secara berlebihan dan membuat suasana mencekam,” tandas Cholil.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kemenag Terbitkan Panduan Shalat Idul Adha dan Pemotongan Kurban Saat Pandemi

Kemenag Terbitkan Panduan Shalat Idul Adha dan Pemotongan Kurban Saat Pandemi

PKS: Cegah Tawuran Pemerintah harus bangun Dialog Kebangsaan

PKS: Cegah Tawuran Pemerintah harus bangun Dialog Kebangsaan

Riawan Amin Mendapat Anugerah Doktor Honoris Causa

Riawan Amin Mendapat Anugerah Doktor Honoris Causa

Mardani Ali Sera tentang Kerumunan Jokowi

BKSAP DPR Ajak Parlemen Dunia Kecam AS yang Dukung Israel

Dewan Pers: Media Siber Harus Merujuk Kantor Berita yang Reputasinya Jelas

Dewan Pers: Media Siber Harus Merujuk Kantor Berita yang Reputasinya Jelas

Baca Juga

Berita Lainnya