Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dinilai Tidak Netral, Kominfo Tegur Keras TV One dan Metro TV

Ilustrasi.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memberikan teguran keras kepada Metro TV dan TV One karena menggunakan frekuensi publik untuk kepentingan seseorang atau kelompok.

“Kami akan memberikan teguran keras kepada dua media televisi yang (isi siarannya) berpihak, dan kami umumkan pada Senin sore,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring usai acara Antaranews CSR Award di Jakarta, Senin (21/7/2014).

Tifatul mengatakan teguran keras itu memiliki konsekuensi, apabila kejadian tersebut terulang lagi maka izin siarannya bisa dicabut.

Dia menjelaskan, Kemenkominfo sudah memanggil kedua pihak untuk dimintai penjelasan dan keduanya mengakui berpihak dalam isi siaran.

“Tentu siapapun menilai isi siaran kedua televisi tersebut berlebihan,” ujarnya.

Dia mengatakan, sikap Kemenkominfo itu merupakan tindak lanjut rekomendasi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengenai isi siaran kedua stasiun televisi tersebut.

Menurut dia, KPI memberikan rekomendasi pencabutan izin siaran dan izin siaran tidak diperpanjang.

“Ya kan tahun depan izin mereka diperpanjang,” katanya, dilansir Antara.

KPI merekomendasikan Kemenkoinfo untuk mengevaluasi kelayakan izin penyelenggaraan penyiaran (IPP) untuk Metro TV dan TV One. Hal itu disebabkan kedua stasiun tv itu tidak netral dalam pemberitaannya seputar pemilu.

KPI telah mengirimkan surat rekomendasi kepada Kemenkoinfo untuk mengevaluasi kelayakan IPP TV One dan Metro TV.

KPI menilai telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 36 ayat 4 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran, yaitu “Isi siaran wajib dijaga netralitasnya dan tidak boleh mengutamakan golongan tertentu”.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

“Universalitas HAM Mutlak adalah Gerakan Politik Internasional”

“Universalitas HAM Mutlak adalah Gerakan Politik Internasional”

Senin ini dan Besok Matahari Melintas di atas Ka’bah, Saatnya Cek Arah Kiblat

Senin ini dan Besok Matahari Melintas di atas Ka’bah, Saatnya Cek Arah Kiblat

Hayati mengaku Punya Izin Selama 67 Hari Absen di Kampus

Hayati mengaku Punya Izin Selama 67 Hari Absen di Kampus

AILA Ingatkan Bahaya Pendidikan Seks Konsensual karena Justru Membuka Ruang Kejahatan Seksual

AILA Ingatkan Bahaya Pendidikan Seks Konsensual karena Justru Membuka Ruang Kejahatan Seksual

Pengamat Intelijen: I’dad Tak Masalah dengan Konstitusi RI

Pengamat Intelijen: I’dad Tak Masalah dengan Konstitusi RI

Baca Juga

Berita Lainnya