Ahad, 17 Oktober 2021 / 10 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

KAMMI: Tolak Presiden Quick Count!

Bagikan:

Hidayatullah.com–Demokrasi yang tercermin dari Pemilihan Umum (Pemilu) seharusnya menjadikan setiap anggota masyarakat merasakan ketenangan dan kebahagiaan.

Ironisnya, pelaksanaan Pilpres 2014 terjebak dalam situasi yang menegangkan dan membuat rakyat bingung setelah hasil Quick Count (QC) beberapa lembaga survey menghasilkan perbedaan yang saling bertentangan.

Kondisi ini tentu tak layak dibiarkan, karena akan menjadi hama dalam demokrasi Indonesia yang sedang subur berkembang,

“Pemilu khususnya ajang pemilihan presiden adalah cermin partisipasi politik rakyat Indonesia yang seharusnya berjalan menyenangkan. Maka, tak sepantasnya para capres dan timsesnya (yang umumnya kalangan intelektual) merusaknya dengan saling klaim kemenangan, “ jelas Ketua Presidium Nasional KAMMI, Herdi Jayakusumah di Jakarta, Kamis (10/07/2014) dalam rilinya.

Herdi mendesak para capres dan cawapres menghentikan budaya kekanak-kanakan dengan mengumumkan deklarasi kemenangannya sejak dini. Padahal deklarasi kemenangan itu hanya pendidikan politik yang sangat buruk karena hanya mengandalkan hasil hitung cepat lembaga survey yang saling bertentangan dalam mengumumkan hasilnya.

“Jangan bodohi rakyat dengan menghasilkan presiden quick count, rakyat butuh presiden yang benar-benar nyata sesuai hasil hitung resmi KPU. KAMMI minta kedua pasangan berhenti bermanuver tak cerdas karena berpotensi membuat rakyat bingung dan merusak stabilitas sosial-politik nasional, “ tegasnya.

Herdi juga megajak kepada mahasiswa dan masyarakat Indonesia tetap tenang menyikapi perbedaan hasil hitung cepat yang tak dapat dijadikan patokan resmi dalam mengesahkan  Presiden Indonesia  serta berperan aktif dalam menjaga kondusifitas situasi nasional

“Mahasiswa dan Masyarakat Indonesia harus tenang dan jangan terbodohi “provokasi murahan” yang dipamerkan kedua pasangan. Biarkan KPU melaksanakan tugasnya sampai selesai. Tolak presiden Quick Count!” tutupnya.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ulama Tegaskan Valentine Day Tak Sesuai Islam

Ulama Tegaskan Valentine Day Tak Sesuai Islam

Presiden: Indonesia Kecam Keras AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Presiden: Indonesia Kecam Keras AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

pembatalan haji

PKS Ingatkan Menag Yaqut Tak Picu Polemik dan Fokus Penanganan Pandemi

Penghapusan Larangan Iklan Rokok, Koalisi Nasional Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau Menolak

Penghapusan Larangan Iklan Rokok, Koalisi Nasional Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau Menolak

MUI dan DMI Ingatkan Valentine’s Day Haram

MUI dan DMI Ingatkan Valentine’s Day Haram

Baca Juga

Berita Lainnya