Selasa, 6 Juli 2021 / 27 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

PBNU Kecam Serangan Zionis ke Gaza

PBNU Palestina
Ilustrasi: Kantor PBNU Jakarta
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud mengecam keras aksi militer yang dilancarkan Zionis Israel ke wilayah Gaza, Palestina.

“Tentunya kami mengecam keras karena permasalahan tersebut sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara dialog, bukan dengan peperangan,” kata Marsudi Syuhud ketika ditemui di Kantor PBNU Jakarta, Kamis (10/7/2014).

Aksi militer Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang telah menelan puluhan korban jiwa dari masyarakat sipil tersebut, menurut dia, telah menodai kesucian Bulan Suci Ramadhan.

“Muslim di sana sama dengan kita, sedang melaksanakan ibadah (puasa) di Bulan Suci Ramadhan. Hakikatnya peperangan tidak boleh terjadi, apalagi ini bulan yang suci,” ucapnya.

Ia mengatakan, jika memang tentara Israel ingin menyelesaikan dugaan Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) berada di belakang penculikan tiga remaja Yahudi, di Tepi Barat Sungai Jordan, maka solusinya bukan dengan perang.

“Kalau memang terbukti demikian, maka semestinya cukup diselesaikan dengan hukum kriminal, bukan dengan membombardir Jalur Gaza hingga menewaskan masyarakat sipil yang tidak bersalah,” tukasnya.

Menurut dia, aksi tentara Israel tersebut bukannya menyelesaikan masalah, tapi malah sebaliknya semakin menambah masalah.

“Seharusnya Israel bisa menahan diri dan untuk bangsa Palestina harus lebih bersabar lagi,” ujarnya.

Ketika ditanyakan bantuan apa yang tepat diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk warga di Jalur Gaza, Marsudi mengatakan bantuan bisa diberikan dalam bentuk apapun.

“Untuk pemerintah Indonesia, kita bisa membantu dalam berbagai bentuk apa saja. Bisa itu bantuan di bidang kesehatan, keamanan, dan lain-lain,” kata dia, seperti disiarkan Antara.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

“Hafal Pancasila Belum Tentu Pancasilais”

“Hafal Pancasila Belum Tentu Pancasilais”

ASEAN Diingatkan soal Tragedi Kemanusiaan Rohingya, Peran RI Perlu Lebih Strategis

ASEAN Diingatkan soal Tragedi Kemanusiaan Rohingya, Peran RI Perlu Lebih Strategis

Serangan Gas Beracun di Idlib, Pimpinan MPR: Indonesia Harus Mengutuk

Serangan Gas Beracun di Idlib, Pimpinan MPR: Indonesia Harus Mengutuk

Kiai NU Kecam Masdar

Kiai NU Kecam Masdar

DPR RI Komisi IV

Jumlah Halaman Naskah UU Ciptaker Kembali Berubah, Kini Hanya 812 Halaman

Baca Juga

Berita Lainnya