Selasa, 18 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Banyak Lembaga Survei dinilai Tak Objektif, Persepsi akan Lakukan Audit

Ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Politisi senior Kwik Kian Gie menilai saat ini banyak lembaga survei yang tidak objektif, dan hanya mencari keuntungan. Untuk itu ia tidak heran jika pada Pilpres kali ini, dua pasangan Capres yang bertarung sama-sama mengklaim meraih kemenangan.

“Ini hasilnya kalau lembaga survei dipake buat main-main publik opini. Saat ini lembaga survei banyak yang dipakau untuk mencari uang, dengan memainkan dan mengombang-ambing opini publik,” ujarnya, Rabu (09/07/2014) dikutip inilah.com.

Politisi senior PDIP itu melanjutkan, ia juga sudah pernah mengkritik soal banyaknya lembaga survei yang tidak lagi objektif. Kwik mengatakan saat itu ia pernah membuat tulisan saat ada lembaga survei yang mengatakan jika popularitas Megawati kalah dengan Jokowi.

“Coba bayangkan bagaimana itu, Megawati disebut elektabilitas dan popularitasnya dibawah Jokowi. Ini apa-apaan,” ucapnya.

Sementara menanggapi kondisi saling klaim kemenangan di Pilpres 2014, Kwik memuji sikap Prabowo yang tetap tenang dan tidak terpancing dengan euforia yang ditampilkan oleh kubu Jokowi-JK.

“Saya apresiasi ke Pak Prabowo yang tetap menunggu hasil resmi KPU pada 22 Juli nanti,” tandasnya.

Audit

Sementara itu Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) mengaku akan segera melakukan audit terhadap 7 lembaga survei yang dinilai bermasalah dalam melakukan perhitungan cepat dalam pemilihan presiden, Rabu 9 Juli 2014.

“Kami segera layangkan panggilan, proses ini kami harap bisa diselesaikan seminggu ke depan,” kata Anggota Dewan Etik Persepi, Hamdi Muluk, Rabu 9 Juli 2014, ujarnya dikutip Vivanews.

Lembaga penelitian yang akan audit oleh Persepi antara lain Lembaga Survei Indonesia, Indikator, SMRC, Cyrus Network, Populi Centre, JSI dan Puskaptis. Semua lembaga penelitian itu, telah menandatangi pakta integritas Persepi.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

IMS Selenggarakan Pesantren Kilat  Anak Punk dan Anak Jalanan

IMS Selenggarakan Pesantren Kilat Anak Punk dan Anak Jalanan

Umat Islam Perlu Dukung Gerakan Dinar dan Dirham

Umat Islam Perlu Dukung Gerakan Dinar dan Dirham

Tuduhan Bantuan Kemanusiaan Suriah untuk Teroris Dinilai Gegabah

Tuduhan Bantuan Kemanusiaan Suriah untuk Teroris Dinilai Gegabah

Kekeliraun Pencoblosan Hingga Mencapai 40 Juta

Kekeliraun Pencoblosan Hingga Mencapai 40 Juta

Pembakaran Warga, Diduga Dampak Sering Absennya Penegakan Hukum

Pembakaran Warga, Diduga Dampak Sering Absennya Penegakan Hukum

Baca Juga

Berita Lainnya