Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Pemuda Muhammadiyah: Karikatur Jakarta Post hina Islam

Karikatur bendera Al Liwa' di The Jakarta Post yang telah menuai reaksi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay mengatakan karikatur yang dimuat The Jakarta Post pada 3 Juli 2014 mengandung unsur-unsur penghinaan terhadap Islam.

“Sebagai seorang Muslim, tentu saya sangat terkejut dengan karikatur itu. Apalagi, karikatur itu dimuat media berbahasa Inggris yang dibaca di hampir seluruh dunia melalui edisi digital,” kata Saleh Partaonan Daulay dikutip Antara, Selasa, (08/07/2014).

Menurut Saleh, terdapat beberapa unsur dalam karikatur yang menghina dan menyinggung umat Islam. Pasalnya, simbol dan tulisan-tulisan yang ada di dalam karikatur itu adalah tulisan yang memiliki makna penting dalam akidah Islam.

Kalimat “Lailaha illallah” di atas tengkorak, misalnya, adalah kalimat yang mengandung kesaksian sekaligus penyerahan diri kepada kekuasaan Allah Subhanahu Wata’ala.

“Begitu juga kata-kata Allah dan Rasulullah di dalam lingkaran tengkorak adalah unsur akidah Islam paling fundamental. Seseorang dikatakan beriman sebagai Muslim jika dan hanya jika meyakini Allah sebagai Tuhan dan Muhammad sebagai Rasul,” tuturnya.

Karena itu, Saleh mengatakan tidak sepantasnya jika kalimat-kalimat suci itu dideskripsikan sebagai sesuatu yang mengandung nilai kekerasan dan permusuhan.

“Saya melihat pemuatan karikatur itu memenuhi unsur kesengajaan. Sebagai media yang terbit di Indonesia, tentu para redakturnya tahu persis psikologi sosial masyarakat Muslim Indonesia,” katanya.

Menurut Saleh, banyak kasus pemuatan karikatur sejenis di luar negeri yang diprotes berbagai elemen masyarakat Muslim Indonesia. Karena itu, wajar jika banyak orang curiga ada agenda tersembunyi di balik pemuatan karikatur itu.

Sebelumnya, publik Indonesia dikejutkan dengan pemuatan karikatur di harian The Jakarta Post pada 3 Juli yang dinilai menyinggung umat Islam. Pihak The Jakarta Post telah menyampaikan permohonan maaf terkait pemuatan karikatur itu.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Salafi terorisme

Ketum PP Muhammadiyah Kritik ‘200 Muballigh Rekomendasi Kemenag’

Hidayatullah Bangun Peradaban Islam Dengan Pendidikan

Hidayatullah Bangun Peradaban Islam Dengan Pendidikan

Ekonom: Hubungan Dagang dengan Israel, Bargaining Power Indonesia Lemah

Ekonom: Hubungan Dagang dengan Israel, Bargaining Power Indonesia Lemah

“Pemberantasan Korupsi Berbasis Kesadaran Masyarakat”

“Pemberantasan Korupsi Berbasis Kesadaran Masyarakat”

DPR: Jika Menteri Saja Bingung Jelaskan PPKM Berlevel, Apalagi Rakyat

DPR: Jika Menteri Saja Bingung Jelaskan PPKM Berlevel, Apalagi Rakyat

Baca Juga

Berita Lainnya