Selasa, 25 Januari 2022 / 21 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

KPI Hentikan Tayangan YKS Trans TV

Bagikan:

Hidayatullah.com—Tingkah para pengisi acara Yuk Keep Smile (YKS) di TransTV yang dianggap melecehkan legenda masyarakat Betawi Benyamin Sueb berbuntut panjang.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjatuhkan sanksi administratif berupa penghentian sementara progam yang dibawakan Raffi Ahmad Cs itu.

Ketua KPI Pusat Judhariksawan, dalam siaran persnya, Kamis (26/06/2014) mengatakan, penghentian program YKS berdasarkan pengaduan masyarakat, pemantauan langsung KPI dan hasil analisa. KPI menemukan adanya pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standa Program Siaran (P3 SPS) KPI tahun 2012 pada Program YKS yang ditayangkan Trans TV pada 20 Juni 2014 pukul 19.22 WIB, kata Judha, dikutip Antara.

Dalam tayangan YKS saat itu, Ferdian menghipnotis Caisar yang phobia terhadap anjing. Ferdians kemudian melakukan sugesti bahwa setiap anjing yang dilihat oleh Caisar adalah sosok Benyamin yang lucu.

Selang beberapa saat kemudian, crew YKS membawa seekor anjing. Spontan Caisar bereaksi dengan mentarakan anjing itu adalah Benyamin.

Menurut Judha, hal ini merupakan pelanggaran terhadap pasal 24 ayat (1) Standar Program Siaran. Dimana aturan itu melarang program siaran televisi menampilkan ungkapan kasar dan makian, baik secara verbal maupun nonverbal, yang mempunyai kecenderungan menghina atau merendahkan martabat manusia.

Judha menjelaskan keputusan ini diambil KPI setelah melewati proses klarifikasi dengan jajaran direksi TransTV, termasuk Direktur Utamanya Atiek Nur Wahyuni, Rabu (25/06/2014).

Menurut Judha, pihak TransTV mengakui adanya kelalaiannya dan meminta maaf atas tayangan yang melukai perasaan masyarakat Betawi itu.

Sepanjang pelaksanaan sanksi administratif, lanjut dia, Trans TV tidak boleh mengganti program YKS dengan format program yang serupa baik di waktu siaran YKS maupun di waktu lainnya. Ini sesuai dengan pasal 80 ayat (2) dalam Standar Program Siaran, imbuhnya.

Seperti diketahui, ada YKS menayangkan adegan pengisi acara yang sedang dihipnotis sehingga melecehkan artis Benyamin Sueb.
Padahal, dalam pasal 24 ayat (1) Standar Program Siaran yang melarang program siaran menampilkan ungkapan kasar dan makian, baik secara verbal maupun nonverbal, yang mempunyai kecenderungan menghina atau merendahkan martabat manusia.*

 

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

kerja sama indonesia palestina

Soroti Nomarlisasi Hubungan UEA & Bahrain dengan Israel, DPR: Kita Selalu Bersama Rakyat Palestina

Abdurahman Muhammad: Hidayatullah akan Capai Perubahan tahun 2015

Abdurahman Muhammad: Hidayatullah akan Capai Perubahan tahun 2015

PKPU Serahkan Bantuan 30.000 Dolar untuk Gaza

PKPU Serahkan Bantuan 30.000 Dolar untuk Gaza

tim siber anies baswedan

MUI DKI tentang Tim Siber: Bagian dari Dakwah, Tidak Spesifik Bela Anies Baswedan

Polisi Akan Menindak Segala Bentuk Kasus Perjudian

Polisi Akan Menindak Segala Bentuk Kasus Perjudian

Baca Juga

Berita Lainnya