Jum'at, 28 Januari 2022 / 24 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Pernyataan Mendag Pasar Modern Tak pengaruhi Pasar Tradisional lindungi Pasar Tradisional

merdeka.com
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi terkait keberadaan pasar modern yang tidak mempengaruhi pasar tradisional sangat menyakitkan perasaan para pedagang pasar tradisional.

Mendag dinilai terkesan melindungi segelintir pemilik modal dan mengesampingkan kondisi pedagang pasar tradisional yang lambat laun kian tersingkir.

Demikian disampaikan DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengkritip pernyataan Mendag.

“Kami berulangkali menyampaikan data terhadap kementrian perdagangan tentang dampak pasar modern, dan banyaknya pedagang kelontong dan warung rumahan yang gulung tikar,” demikian ujar Ketua Umum DPP IKAPPI, Abdullah Mansuri, Ahad (15/06/2014).

IKAPPI mendesak Mendag Muhammad Luthfi jujur dalam menyampaikan data. Faktanya, omset para pedagang pasar tradisional terus menurun karena menjamur nya pasar modern. Bahkan keberadaan pasar modern ini cenderung kian tidak terkontrol.

Mendag juga diminta berkaca atas kegagalan program revitalisasi pasar. Program ini selain menyisakan banyak permasalahan dan konflik, juga masih sangat jauh dari kata berhasil.

“IKAPPI menilai, program ini juga berperan dalam menjauhkan pasar dari para pembeli,” ujarnya.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Alami Penyumbatan, Yusril Ihza Mahendra Masuk Rumah Sakit

Alami Penyumbatan, Yusril Ihza Mahendra Masuk Rumah Sakit

Spanduk 100 Meteran ‘Hapus DPT Invalid’ Dibentangkan di GBK

Spanduk 100 Meteran ‘Hapus DPT Invalid’ Dibentangkan di GBK

Sandi Inspirasikan Lompatan Ekonomi Indonesia

Sandi Inspirasikan Lompatan Ekonomi Indonesia

Dipanggil Polda, Ketum Pemuda Muhammadiyah: Banyak Keganjilan

Dipanggil Polda, Ketum Pemuda Muhammadiyah: Banyak Keganjilan

Kuasa Hukum Gus Nur: Said Aqil dan Gus Yaqut Harus Hadiri Sidang, Tak Boleh Diistimewakan

Kuasa Hukum Gus Nur: Said Aqil dan Gus Yaqut Harus Hadiri Sidang, Tak Boleh Diistimewakan

Baca Juga

Berita Lainnya