Jum'at, 12 Februari 2021 / 29 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Umar Abduh Sebut BIN “Importir Terorisme”

ilustrasi
Adegan penggerebekan Densus 88 di Temanggung Jawa Tengah 2009
Bagikan:

Hidayatullah.com–Di negara ini banyak tokoh yang sejatinya jahat, tapi membalut pribadi dengan nasionalisme tapi faktanya memecah belah rakyat.

“Sebagai umat Islam, hal ini harus diungkap dan disebarkan, “ demikian jelas peneliti Center For Democracy and Sosial Justice Studies (CeDSoS), Umar Abduh saat memberikan pernyataan sikap bertema “Manuver Hendropriyono dan Andika Perkasa Berpotenai Mengancam Umat Islam, Kesatuan TNI, dan Bangsa Indonesia” di Dapur Selera, Jakarta Selatan, Selasa (10/09/2014).

Ia menyinggung nama mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono yang kini menjadi anggota dewan pengarah pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla (JK).

Umar Abduh mengatakan, pengaruh Hendropriyono di TNI masih cukup kuat hingga saat ini. Sebab Hendro masih memiliki orang yang saat ini duduk di posisi strategis TNI.

“Dia memiliki menantu bernama Andika Perkasa yang merupakan Kadispenad TNI. Jadi dia bisa memerintahkan menantunya tersebut,” ujar Abduh.

Karena itu terkait isu Babinsa yang memojokkan salah satu Capres, Abduh meyakini dibelakangnya ada keterlibatan Hendropriyono.

“Inilah manuver Hendropriyono,” tuturnya.

“Hendropriyono dan Andika Perkasa adalah mahluk berbahaya,” ujar Abduh.

Ia menghimbau dan mengingatkan TNI agar menggunakan kekuatannya untuk melindungi rakyat. Sehingga fungsi TNI sebagai penanggung jawab keamanan bangsa dan Negara terealisasi.

Abduh, yang juga dikenal peneliti intelijen itu menambahkan, ia meyakini akan adanya ancaman besar di dalam momen Pilpres ini. Ia pun berharap, umat Islam dan TNI bersatu untuk mencegahnya.

Ia juga sempat mengatakan,  isu-isu terorisme di Indonesia itu dinilai rekayasa BIN. Kepentingannya ialah memecah umat Islam dan rakyat.

“BIN adalah importir terorisme,” tutupnya.*

Robigusta Suryanto

Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

LSM Katolik Terus Kampanye Anti-Hukuman Mati

LSM Katolik Terus Kampanye Anti-Hukuman Mati

HRS: Aksi Bela Islam Bukti Persatuan Umat dan Posisi Ulama Terhormat

HRS: Aksi Bela Islam Bukti Persatuan Umat dan Posisi Ulama Terhormat

Din Syamsuddin Minta Presiden Tegur Dipo Alam

Din Syamsuddin Minta Presiden Tegur Dipo Alam

Berikan Sanksi Yang Mendidik Jika Anak Berbuat Salah

Berikan Sanksi Yang Mendidik Jika Anak Berbuat Salah

DPRD Balikpapan Usulkan Pembatasan Operasi Warnet

DPRD Balikpapan Usulkan Pembatasan Operasi Warnet

Baca Juga

Berita Lainnya