Ahad, 14 Februari 2021 / 2 Rajab 1442 H

Nasional

Jelang Rakernas, Syabab Hidayatullah Pastikan Ikuti Maklumat Induk Soal Pilpres

Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com
Naspi Arsyad pada Musyawarah Nasional V Syabab Hidayatullah
Bagikan:

Hidayatullah.com- Organisasi kepemudaan Syabab Hidayatullah akan mengikuti maklumat ormas induk Hidayatullah terkait pemilihan presiden 9 Juli mendatang.

Di antara bunyi maklumat yang dikeluarkan oleh Pimpinan Umum Hidayatullah Ustadz Abdurrahman Muhammad itu, para kader dan pengurus Hidayatullah dilarang menjadi tim pemenangan capres-cawapres.

“Sikap Syabab Hidayatullah tentu ikut (maklumat) Bapak Pimpinan (Ustadz Abdurrahman Red),” ujar Ketua Umum (Ketum) Syabab Hidayatullah Naspi Arsyad saat dikonfirmasi hidayatullah.com di Depok, Jawa Barat, Senin (02/06/2014).

Kepastian ini disampaikan Naspi beberapa hari jelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi otonom tersebut di Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Rakernas Syabab Hidayatullah insya Allah (digelar) tanggal 5-8 Juni 2014,” jelas ketum yang terpilih pada Musyawarah Nasional V Syabab Hidayatullah awal Maret lalu.

Terpisah, ketua panitia rakernas Hasan Al-Banna mengatakan, agenda tersebut mengangkat tema “Penguatan Eksistensi Syabab Hidayatullah dalam Membangun Indonesia Bermartabat”.

Hasan menjelaskan, dalam rakernas perdana periode Naspi ini tidak akan ada pembahasan soal pilpres.

“Rakernas akan membahas program kerja,” ujarnya kepada hidayatullah.com via BlackBerry Messenger (BBM), Rabu (04/06/2014) sore.

Hasan memperkirakan, sekitar 150 orang pemuda Hidayatullah dari berbagai wilayah se-Indonesia akan merapat ke Gunung Tembak untuk mengikuti rakernas.

Diberitakan sebelumnya, Ustadz Abdurrahman dalam maklumatnya juga melarang para kader dan jamaah Hidayatullah menggunakan atribut dan mengatasnamakan organisasi, terutama dalam soal dukung mendukung kandidat.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Bagi Masyarakat Sekular Barat Term Feminisme Sudah Bermasalah

Bagi Masyarakat Sekular Barat Term Feminisme Sudah Bermasalah

Soal Program TV “Karma”, KPI Menunggu Surat MUI

Soal Program TV “Karma”, KPI Menunggu Surat MUI

BNPB Ajak Penambang Ilegal Beralih ‘Ciptakan Emas’ dari Tumbuhan

BNPB Ajak Penambang Ilegal Beralih ‘Ciptakan Emas’ dari Tumbuhan

Indonesia Perlu Pemimpin yang Tak Putus Shalat Malam

Indonesia Perlu Pemimpin yang Tak Putus Shalat Malam

Remaja Masjid Buat Forum Dukung MUI Jawa Timur

Remaja Masjid Buat Forum Dukung MUI Jawa Timur

Baca Juga

Berita Lainnya