Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Megawati dapat Wangsit Soekarno untuk Pilih Jokowi

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akhirnya menjelasnya mengapa memilih Joko Widodo sebagai capres. Ia menjelasan, alasan memilih Joko Widodo karena ‘wangsit’ ayahnya yang tak lain (alm) Ir. Soekarno.

Menurut Megawati dia sudah melakukan dialog langsung dengan almarhum Bung Karno sebelum memutuskan pencapresan Jokowi. Suatu hari saat masih menjabat sebagai Walikota Solo Jokowi mengajak Megawati ‘blusukan ke tempat-tempat kumuh.

Selama blusukan Megawati memperhatikan bagaimana Jokowi memperlakukan rakyat. Dari hasil blusukan itu Megawati mengaku sempat membangun dialog dengan Bung Karno untuk menanyakan kepantasan Jokowi menjadi capres.

“Aku nanya, ‘Pak Si Krempeng itu kayaknya bagus loh pak?,” kata Megawati  dalam pidato politik di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Partai Nasdem di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Selasa (27/05/2014) dikutip Republika Online (RoL).

Megawati mengaku mendengar jawaban Bung Karno atas pertanyaannya. Menurutnya Bung Karno menilai Jokowi sebagai sosok pemimpin yang tahan banting. “Dia itu tahan banting,” kata Bung Karno.

Mega mengaku dirinya sudah lelah menjadi presiden dan hidup di lingkungan istana.

“Banyak yang tanya ‘kenapa Ibu tidak mau jadi presiden?’ Capeklah saya. Saya lahir udah jadi anak presiden. Yang lain jadi anak presiden saat sudah gede,” kata Megawati.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ribuan Massa Islam Demo ke Kantor Facebook, Ini Tuntutannya

Ribuan Massa Islam Demo ke Kantor Facebook, Ini Tuntutannya

Wow… Kampanye Kiamat 21 Mei 2011 Marak di Depok

Wow… Kampanye Kiamat 21 Mei 2011 Marak di Depok

Pakar IPB: Impor Garam Jadi Ironi di Negeri Maritim

Pakar IPB: Impor Garam Jadi Ironi di Negeri Maritim

Menolak Lupa, #G30SPKI Jadi Trending Topic

Menolak Lupa, #G30SPKI Jadi Trending Topic

Menteri Sosial: Tinggal 33 dari 160 Lokalisasi Belum Ditutup

Menteri Sosial: Tinggal 33 dari 160 Lokalisasi Belum Ditutup

Baca Juga

Berita Lainnya