Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Rhoma Minta Pendukung tak Pilih Jokowi, Muhaimin Enggan Komentar

Suaraislam
Rhoma Irama (tengah) diapit KH Cholil Ridwan (Ketua MUI) dan Sekjen MIUMI Bahtiar Nasir
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PBK), Muhaimin Iskandar, enggan memberi tanggapan pernyataan Rhoma Irama yang melarang pendukungnya mendukung  calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo.

“Saya belum ketemu beliau. Kalau beda capresnya kita akan bicarakan baik-baik. Itulah demokrasi,” ujar Muhaimin di DPP PKB, Jakarta, Selasa (13/05/2014) dikutip Tribun.

Ketua Tim Sukses Rhom Irama, Ramdansyah, mengatakan Rhoma meminta agar pendukungnya tidak mendukung Joko Widodo pada pemilihan umum presiden dan wakil presiden (Pilpres), 9 Juli mendatang.

Menurut Rhoma, sikapnya tak mendukung karena berharap Joko Widodo menyelesaikan amanah sebagai gubernur DKI Jakarta.

Rhoma pernah mengungkapkan kekecewaannya karena Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dianggap telah mengabaikan efek Rhoma Irama dalam pemilihan legislatif lalu.

Kekecewaan Rhoma makin menjadi karena sikap pengurus PKB yang tak konsisten. Hingga 11 April 2014, beberapa saat usai pencoblosan, sejumlah pengurus PKB masih mengakui efek Rhoma Irama ini. Namun setelah itu, pengurus PKB tak mengakui adanya efek ini, bahkan justru merapak ke PDI-P.

“Bang Haji mempersilakan pendukung mengungkapkan ekspresi kekecewaan,” kata Ramdansya dikutip laman Tempo.

Rhoma sejauh ini belum memutuskan akan mendukung calon presiden yang mana, yang jelas  tak akan mendukung Jokowi.

Sebelumnya, imbas dari putusan DPP PKB yang tidak merekomendasikan sang raja dangdut H Rhoma Irama masuk dalam bursa calon presiden, membuat puluhan pendukungnya di wilayah Cirebon mengamuk. Akibat kekesalan tersebut puluhan pendukung H Rhoma Irama di Cirebon menginjak-injak dan membakar bendera PKB.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

UNRWA: Imanda Bukan Staf Kami

UNRWA: Imanda Bukan Staf Kami

Kapolri Ulama Umat

Sambangi Persis, Kapolri Sebut Bahasa Ulama Lebih Dipahami Umat

Siapa Kelinci, Pelaku Onar di Masjid Jogokariyan

Siapa Kelinci, Pelaku Onar di Masjid Jogokariyan

Media Corong Politikus Dikritik Sebagai Pers yang Tak Ideal

Media Corong Politikus Dikritik Sebagai Pers yang Tak Ideal

Bencana Bengkulu: 30 Orang Meninggal, Kerugian senilai Rp 144 M

Bencana Bengkulu: 30 Orang Meninggal, Kerugian senilai Rp 144 M

Baca Juga

Berita Lainnya