Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Terkuaknya kasus “Revolusi Mental”, Jokowi sebaiknya Tak Bohong Lagi

screenshoot dari inilah.com
Bagikan:

Hidayatullah.com—Sebagai calon pemimpin bangsa besar, Joko Widodo (Jokowi ) disarankan untuk tidak lagi melakukan kebohongan publik. Pernyataan ini disampaikan dosen Universitas HAMKA (UHAMKA), Jakarta, Alfian Tanjung menanggapi polemik munculnya satu artikel berjudul “Revolusi Mental” yang muncul di dua media nasional baru-baru ini.

“Dalam kasus revolusi mental ini jelas sebuah pelacuran intelektual.  Dengan kasus itu menunjukkan  tidak adanya orisionalilas  pada Jokowi,” demikian di sampaikan Alfian Tanjung.

Menurut Alfian, Jokowi adalah calon pemimpin dari sebuah bangsa besar Indonesia, tidak seharusnya melakukan ‘kebohongan’, apalagi mengeluarkan gagasan yang bukan miliknya di depan publik. Sebab itu sama halnya dengan kebohongan dan tidak sehat bagi bangsa Indonesia.

Menurutnya, kasus pembohongan publik seperti ini tak boleh terus dilakukan Jokowi. Apalagi sebelum ini, ia dinilai melakukan pembohong dalam beberapa kasus, termasuk  Mobil ESEMKA yang diklaim produk lokal yang faktanya justru produk China.

Seperti diketahui, belum lama tulisan Capres PDIP Joko Widodo berjudul “Revolusi Mental” muncul dan dimuat di halaman opini Kompas (Hal. 6), Sabtu (10/5/2014), ternyata berujung polemik.

Pasalnya di saat yang sama tulisan ‘Revolusi Mental’ juga terpampang di media cetak Sindo, grup Jawapos dengan nama penulis seorang rohaniawan Katolik, Romo Antonius Benny Suserto dikenal sebagai sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI).

Yang menarik, sempat muncul nama seorang wartawati Nanik S Deyang di akun Facebook-nya dengan memberi kesaksian bila selama yang ia kenal, Jokowi jarang terlihat mengetik di laptop atau komputer apalagi artikel begitu panjang di media massa.

Kasus ini mencuat ke publik dan mempertanyakan  orisinalitas pemikirian Jokowi.

Kasus makin memanas  setelah diketahui Romo Benny Susetyo ternyata Tim Sukses Jokowi.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Sumatera Barat  Dibanjiri Aliran Sesat

Sumatera Barat Dibanjiri Aliran Sesat

Tokoh KISDI, Ahmad Sumargono Meninggal Dunia

Tokoh KISDI, Ahmad Sumargono Meninggal Dunia

Puluhan Ribu Jamaah Aa Gym yang Siap ke Jakarta tidak Sembarangan

Puluhan Ribu Jamaah Aa Gym yang Siap ke Jakarta tidak Sembarangan

Keluarga Baasyir Dikenal Pejuang Kemerdekaan RI

Keluarga Baasyir Dikenal Pejuang Kemerdekaan RI

Farid Okbah: Penyebaran Syiah Sudah Masuk Persiapan Asykariyah

Farid Okbah: Penyebaran Syiah Sudah Masuk Persiapan Asykariyah

Baca Juga

Berita Lainnya