Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Jimly Assiddiqie: Mengabdi pada Negara tak harus Berkuasa

Profesor Dr Jimly Assiddiqie
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pengabdian terhadap bangsa dan Negara bisa dengan  beragam cara, sekalipun menjadi oposisi. Demikian disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Profesor Dr Jimly Assiddiqie.

“Sama-sama mengabdi pada bangsa dan Negara melalui cara masing-masing, termasuk oposisi,” ucap Jimly saat peluncuran buku “Menakar Presidensialisme Multipartai di Indonesia” karya desertasi Djayadi Hanan, Ph.D,  Jumat (25/04/2014) malam di Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto Kav. 97, Mampang-Jaksel.

Dalam membangun sebuah bangsa dan Negara, calon pemimpin harus mempunyai sifat mulia. Dan sebagai anak bangsa, selayaknya kita harus berbagi tugas demi mewujudkan Indonesia lebih baik. Selain itu, perlu dihindari keinginan berkuasa dan selalu berada di pemerintahan.

“Harus ada maksud mulia untuk membangun Negara. Hentikan tradisi berkuasa,” ucapnya.

Untuk mengurangi tren dan pragmatisme di dalam politik, Partai Politik (Parpol) dan segenap elitenya disarankan menyadari posisi. Ini pun termasuk cara mengabdi kepada bangsa dan Negara.

“Sadar memilih posisi. Jadi ini akan mengurangi tren dan pragmatisme dalam politik,” tambahnya.*

Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Menag: Santri Punya Kesadaran Tinggi Berdasarkan Esensi Agama

Menag: Santri Punya Kesadaran Tinggi Berdasarkan Esensi Agama

Alasan Kraton Yogya Tak Beri Izin Muslim United Pakai Masjid Gedhe

Alasan Kraton Yogya Tak Beri Izin Muslim United Pakai Masjid Gedhe

Padangpanjang Pusat Peringatan Hari Antirokok

Padangpanjang Pusat Peringatan Hari Antirokok

Berkurangnya Hutan Tropis bisa Picu Terjadinya Kekurangan Pangan

Berkurangnya Hutan Tropis bisa Picu Terjadinya Kekurangan Pangan

Tiga Perguruan Tinggi di Aceh Terapkan Larangan Merokok

Tiga Perguruan Tinggi di Aceh Terapkan Larangan Merokok

Baca Juga

Berita Lainnya