Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Anggota DPD RI: Bahaya Candu Porno, Suami Bisa Lupa Istri

ilustrasi
Indonesia memasuki darurat pornografi!
Bagikan:

Hidayatullah.com- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulawesi Selatan (Sulsel) Abdul Aziz Kahar Muzakkar mewanti-wanti para suami agar tidak mengakses situs-situs pornografi. Sebab, jika sudah kecanduan pornografi bisa berdampak buruk bagi rumah tangga mereka.

Mantan Calon Wakil Gubernur Sulsel ini menilai, kerusakan akibat pornografi lebih berbahaya daripada kerusakan akibat narkoba. Penilaian ini disebutnya hasil penelitian neurosains.

Pesan tersebut disampaikan Aziz dalam tausiyahnya pada acara aqiqahan anak ke-9 dari Ketua Pimpinan Pusat Hidayatullah Bidang Sumber Daya Insani Abdul Muhaimin di Kalimulya, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (24/4/2014) sore.

“Orang kalau akrab dengan internet, sudah akrab dengan porno itu nanti bisa lebih senang dengan gambar-gambar (porno) di internet daripada istrinya,” paparnya di depan awak hidayatullah.com dan puluhan undangan.

Kalau sudah candu porno, imbuhnya, bisa jadi seorang suami berselancar di dunia maya sampai larut malam, misalnya, padahal istrinya sedang menunggu.

Aziz mengatakan, pornografi di internet sangat berbahaya bagi orang dewasa dan anak-anak. Saking bahayanya, sampai-sampai Aziz merahasiakan alamat emailnya. Sebab dia pernah mengalami kejadian.

“Saya sampai tidak pernah memberikan alamat email kepada orang. Itu (pun. Red) ternyata sering dikirim gambar porno di email saya tuh,” akunya.

Jika di email sendiri saja sering dikirimi gambar-gambar porno, maka tanpa perlu berselancar pun bisa dengan mudah dijumpai pornografi. Inilah yang disebut Aziz sebagai bahaya internet.

Dia juga mengimbau agar para orangtua tidak membiarkan anak-anak mereka akrab dengan internet sejak kecil. Tujuannya agar mereka terhindar dari pengaruh pornografi.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Penyelesaian Krisis Rohingya, Pengamat: Perlu Ada Tekanan Kuat Negara Kunci

Penyelesaian Krisis Rohingya, Pengamat: Perlu Ada Tekanan Kuat Negara Kunci

Delapan LSM Desak Pengadilan HAM untuk Israel

Delapan LSM Desak Pengadilan HAM untuk Israel

Pemerintah Didorong Lakukan Pemeriksaan Komprehensif Terhadap Persediaan Vaksin

Pemerintah Didorong Lakukan Pemeriksaan Komprehensif Terhadap Persediaan Vaksin

SAFEnet: Pembatasan Akses Medsos Mengekang Kebebasan Berekspresi

SAFEnet: Pembatasan Akses Medsos Mengekang Kebebasan Berekspresi

Azimah Subagyo: Permintaan Maaf Metro TV Bukan Berarti Masalah Selesai

Azimah Subagyo: Permintaan Maaf Metro TV Bukan Berarti Masalah Selesai

Baca Juga

Berita Lainnya