Rabu, 19 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Gema Keadilan: Ahok tanpa Jokowi, Tamat!

Merdeka
Gema Keadilan
Bagikan:

Hidayatullah.com—Sikap Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Basuki TP alias Ahok yang dinilai “menantang” Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh kader muda PKS.

“Ahok itu siapa? Berani menantang PKS. PKS itu kumpulan anak muda yang kongkret melayani masyarakat lebih dari 20 tahun, Ahok tampil di DKI baru 1,5 tahun tapi sikap marah-marahnya seolah dia yang paling hebat di Jakarta ini,” demikian disampaikan Renold Ketua Umum Gema Keadilan DKI Jakarta dalam rilisnya pada hidayatullah.com, Kamis (27/03/2014) malam.

Menurut Renold, Ahok boleh memadang dirinya sebagai politisi matang berbekal pengalamannya 5 tahun pimpin  Bangka Belitung, namun yang dihadapi saat ini adalah Jakarta.

Menurut Gema Keadilan, Aahok hanya anak bawang yang belum memahami hidup di Jakarta. Gaya kepemimpinan Ahok yang meledak-ledak, suka menyalahkan orang di muka umum dan sering menghina agama merupakan sikap yang tak patut dimiliki Wakil Gubernur DKI Jakarta, ujarnya.

“Gema keadilan siap memimpin dan berada garis paling depan untuk menolak Ahok jadi Gubernur,” kutip Renold.

Ahok tanpa Jokowi Tamat

Gema Keadilan mengingatkan bahwa Ahok hanyalah free riders (anak bawang) yang berkuasa karena mendompleng nama Joko Widodo (Jokowi). Ahok tanpa Jokowi dinilai sudah tamat.

“Jika saat Pilkada 2012 lalu, Pak Jokowi perpasangan dengan botol, pasti wakil gubernur DKI saat ini adalah Botol. Orang itu (Ahok) harus mendengarkan nasehat Pak Jokowi agar lebih santun.”

Jakarta terdiri dari beragam orang dan tak cocok untuk Ahok mempin. Menurut Gema, Ahok tidak cocok hidup di Jakarta, mungkin Ahok cocok memimpin di Bangka Belitung.

Tanggapi Survey

Sebagaimana diketahui, Ahok menangtang Gema Keadilan pasca ditemukannya survey 93 % warga Jakarta menolak Ahok sebagai Gubernur DKI, jika ia otomatis menggantikan Jokowi bila Jokowi terpilih jadi presiden.

Ahok bahkan menyarankan PKS agar pandai berkaca di internal partainya sendiri. Ahok menantang PKS untuk membuktikan validitas survei yang yang menyebutkan 93% warga DKI menolak dirinya.

“99% orang DKI tolak saya jadi gubernur kan? PKS berapa? 93% kan suaranya. Coba cek dulu lah,” tukas mantan Anggota Komisi II DPR RI dan politisi Partai Gerindra tersebut.

Sebelumnya, hari Selasa (25/03/2014) survey temuan Gema Keadilan menyebutkan 93% rakyat Jakarta menolak Ahok. Salah satu penolakan dikarenakan dia dikenal sebagai sosok sombong dan merasa pintar.*

Rep: Panji Islam
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Soal “Masjid Terpapar Radikalisme”, Dr Henri: Tak Semua Penelitian Menjelaskan Fakta

Soal “Masjid Terpapar Radikalisme”, Dr Henri: Tak Semua Penelitian Menjelaskan Fakta

Penasihat DWP Kemenag: Jangan Pernah Minta Jabatan dan Uang

Penasihat DWP Kemenag: Jangan Pernah Minta Jabatan dan Uang

DPR Sudah Kirimkan Surat Persetujuan Pengangkatan Kapolri ke Presiden

DPR Sudah Kirimkan Surat Persetujuan Pengangkatan Kapolri ke Presiden

Jika Bolehkan Iklan Rokok, Pemerintah Dinilai Sedang Membunuh Generasi Mendatang

Jika Bolehkan Iklan Rokok, Pemerintah Dinilai Sedang Membunuh Generasi Mendatang

Tips Liburan Ramah Anak dari LPAI 

Tips Liburan Ramah Anak dari LPAI 

Baca Juga

Berita Lainnya