Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

HTI Beri Kebebasan Anggotanya yang mau Memilih

Islamedia
Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto
Bagikan:

Hidayatullah.com—Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mempersilahkan kepada seluruh anggotanya yang berada di Indonesia untuk menggunakan haknya dengan bebas memilih jika ingin berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
“Kita tetap berikan kebebasan. Bagi yang ingin memilih dan yang tidak,” demikian disampaikan juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia Ismail Yusanto kepada hidayatullah.com, Selasa (25/03/2014) via telepon.

Hanya saja di sisi lain, HTI berkeyakinan Pemilu saat ini akan dipenuhi angka golongan putih (orang yang tak memilih/golput) yang kian tinggi.

Ismail Yusanto mengatakan bila Pemilu tahun ini angka golput-nya tinggi pun itu biasa saja. Penyebab utamanya bisa dilihat dari perkembangan lima tahun terakhir. Contohnya saja korupsi semakin merajalela. Korupsi inilah yang mengakibatkan kemungkinan angka golput tigggi.

“Baik itu dari tingkat legislatif/parlemen hingga eksekutif,” imbuhnya.

Golput dinilai terjadi bahkan yang lebih signifikan karena masyarakat apatis. Penyebabnya kekecewaan yang mendalam.

“Golput tinggi itu mungkin saja. Apalagi lima tahun terakhir ini korupsi meningkat tajam. Baik itu di legislatif ataupun di eksekutif. Dan kekecewaan masyarakat tentu akan meningkat dan menjadi apatis. Lebih baik tidak memilih,” ujarnya.*

Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

HNW: Revisi Keputusan Eks Kontributor Majalah Dewasa Playboy Dipilih Jadi Dirut TVRI

HNW: Revisi Keputusan Eks Kontributor Majalah Dewasa Playboy Dipilih Jadi Dirut TVRI

SAR Hidayatullah ke Bergerak ke Konawe, BMH Salurkan Bantuan

SAR Hidayatullah ke Bergerak ke Konawe, BMH Salurkan Bantuan

Politisi Konservatif Australia Ingin Larang Burqa

Politisi Konservatif Australia Ingin Larang Burqa

HRS Ajak Umat Islam Bersatu, Kawal DPR RI Cabut RUU HIP

HRS Ajak Umat Islam Bersatu, Kawal DPR RI Cabut RUU HIP

Surat Suara Tercoblos, Dua Anggota PPLN Kuala Lumpur Bisa Dipidana

Surat Suara Tercoblos, Dua Anggota PPLN Kuala Lumpur Bisa Dipidana

Baca Juga

Berita Lainnya