Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Umat Islam Bekasi Menangkan Gugatan SIPMB Gereja St.Stanislaus Kranggan

Bagikan:

Hidayatullah.com— Sidang pembacaan putusan perkara No.102/G/2013/PTUN.BDG  antara Norman dan kawan-kawan mewakili umat Islam Jati Sampurna Kota Bekasi (Selaku Penggugat) dengan Walikota Bekasi (Selaku Tergugat) dan Panitia Pembangunan Gereja St.Stanislaus Kotska Kranggan (Tergugat 2 Intervensi) yang digelar PTUN Bandung,Kamis (20/03/2014) dipenuhi ratusan pengunjung.

Dalam kesempatan tersebut Majelis Hakim PTUN Bandung  yang dipimpim Edi Firmansyah, SH. memutuskan mengabulkan tuntutan  penggugat.

“Dengan ini majelis hakim memutuskan mengabulkan tuntutan para penggugat serta menyatakan Surat Izin Pelaksanaan Mendirikan Bangunan (SIPMB) Gereja Katolik St.Stanislaus Kostka Kranggan No.503/0545/I-B/BPPT.I/XII/2012 tertanggal 17 Desember 2012, batal demi hukum. Menghukum tergugat dengan membayar biaya perkara sebesar Rp.271.000,” ujar Edi yang disambut pekik takbir para pengunjung.

Sebelumnya majelis hakim menimbang bahwa pejabat yang berwenang yakni RT,RW,Lurah,Camat hingga Pemkot Bekasi tidak menjalankan jabatannya dengan benar sesuai dengan azas profesionalitas dan azas bertindak cermat dimana dalam mengeluarkan SIPMB tertidak melakukan sosialisasi kepada warga.Sehingga berpotensi menimbulkan keresahan, konflik dalam masyarakat baik antar umat beragama maupun sesama umat beragama. Selain itu majelis hakim menilai pihak panitia yang dibantu aparat RT dan RW dalam memperoleh dukungan pendirian gereja dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak ada sosialisasi kepada warga sekitar secara terbuka.

Sebelumnya anggota Majelis Hakim,Nelvy Christin,SH,MH berpendapat lain,menurutnya keluarnya SIPMB tersebut sudah sesuai dengan kententuan perundang-undangan yang berlaku.

Pihak panitia pembangunan gereja juga dinilai telah melakukan atau memperoleh tanda tangan dukungan warga yang dibuktikan dengan foto-copy KTP.

Usai sidang kuasa hukum tergugat (Pemkot Bekasi),Sudiana,SH  yang juga Kabag Hukum Pemkot Bekasi mengaku menghormati putusan hakim tersebut.Pihaknya sendiri menilai bahwa  keluarnya Surat Izin Pelaksanaan Mendirikan Bangunan (SIPMB) Gereja Katolik St.Stanislaus Kostka Kranggan No.503/0545/I-B/BPPT.I/XII/2012 tertanggal 17 Desember 2012 sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Untuk itu pihaknya akan melakukan upaya banding .

“Kelihatannya secara administrasi sudah benar. Hakim menilai kami tidak melakukan sosialisasi, padahal itu tidak diatur secara jelas. Selanjutnya, kita akan konsultasikan dengan, Wali Kota, petunjuknya seperti apa. Kemungkinan kita akan Banding,” tegasnya.*

Rep: Ngadiman Djojonegoro
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Syarwan Hamid: Unggahan Asma Dewi bentuk Cinta Indonesia

Syarwan Hamid: Unggahan Asma Dewi bentuk Cinta Indonesia

Pertemuan dengan Presiden Jokowi, GNPF Rembugkan Solusi soal “Kriminalisasi” Ulama

Pertemuan dengan Presiden Jokowi, GNPF Rembugkan Solusi soal “Kriminalisasi” Ulama

Korban Bencana Sulsel Perlu Bantuan Bersihkan Lumpur dan Material

Korban Bencana Sulsel Perlu Bantuan Bersihkan Lumpur dan Material

KJRI Penang: Kondisi Ustadz Arifin Ilham Semakin Baik

KJRI Penang: Kondisi Ustadz Arifin Ilham Semakin Baik

Masalah Halal Sudah Menjadi Isu Global

Masalah Halal Sudah Menjadi Isu Global

Baca Juga

Berita Lainnya