Rabu, 17 Februari 2021 / 6 Rajab 1442 H

Nasional

Ingin Jadi Operator, Komisi VIII DPR Berharap Kemenag Komunikatif

Anggota dewan saat bersidang
Bagikan:

Hidayatullah.com–Rancangan Undang-undang Jaminan Produk Halal (RUU JPH) yang diusulkan atas inisiatif DPR sejak 2006 silam sampai kini belum juga selesai pembahasannya.

Hari Kamis (27/02/2014) kemarin, rapat tertutup Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII, digelar kembali setelah dalam beberapa bulan berhenti. Pembahasan masih seputar mengenai siapa yang berhak menjadi penyelenggara dan pengawas.

Rancangan Undang-undang Jaminan Produk Halal (RUU JPH) yang diusulkan atas inisiatif DPR sejak 2006 silam sampai kini belum juga selesai pembahasannya.

“Pemerintah ingin menjadi regulator sekaligus operator dan itu tidak boleh,”kata Wakil Ketua Komisi VIII, Ledia Hanifa kepada hidayatullah.com, saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Jumat (28/02/2014).

Menurutnya sangat rawan sekali jika pemerintah menjadi pelaksana dan pengawas juga.

Padahal, kata politisi asal PKS tersebut, sikap DPR sudah melunak terhadap pemerintah, dalam hal ini Kementrian Agama (Kemenag).

“Sebelumnya DPR mengusulkan regulator langsung di bawah presiden, sekarang sudah di bawah Kementrian Agama. Kini mereka ingin juga jadi operatornya,”imbuhnya.

Ledia menambahkan, dirinya optimis RUU JPH ini akan rampung sebelum masa kerja anggota DPR 2009-2014 ini berakhir September mendatang. “RUU ini bisa selesai jika Kementrian Agama komunikatif kami berharap itu,”pungkasnya.

Jika tidak ada perubahan, Selasa (04/02/2014) mendatang rapat Panja  RUU JPH akan dilanjutkan. Agenda masih akan membahas seputar permasalahan yang sama.*

Rep: Niesky Abdullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Warga Baduy Tolak Kolom Agama Penghayat Kepercayaan

Warga Baduy Tolak Kolom Agama Penghayat Kepercayaan

Ini Syarat Kemenangan Umat Islam Menurut Farid Okbah

Ini Syarat Kemenangan Umat Islam Menurut Farid Okbah

Kunjungi LIPIA, Syeikh Sudais Ajak Hindari Sikap Ektrim Atau Terlalu Memudahkan

Kunjungi LIPIA, Syeikh Sudais Ajak Hindari Sikap Ektrim Atau Terlalu Memudahkan

Taiwan Tawarkan Wisata Ramah Muslim, Sasar 65 Ribu Turis Indonesia

Taiwan Tawarkan Wisata Ramah Muslim, Sasar 65 Ribu Turis Indonesia

Pengajian Hadits di Klaten Hampir Jadi Korban

Pengajian Hadits di Klaten Hampir Jadi Korban

Baca Juga

Berita Lainnya