Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kiai Ma’ruf Amin: Majalah Tempo Ganggu Ketentraman Batin umat

KH Ma'ruf Amien saat pertemuan di Mejelis Ulama Indonesia Pusat
Bagikan:

Hidayatullah.com–Majelis Ulama Indonesia (MUI) mencermati pemberitaan utama Majalah Tempo mengenai pengakuan lembaga sertifikasi halal luar negeri, terbit pekan ini. MUI menyatakan sebagian besar atau secara keseluruhan laporan “investigasi” Tempo itu mengandung ketidaksesuaian atau ketidakbenaran.

Dalam pernyataannya ditandatangani Ketua KH Ma’ruf Amin dan Sekretaris Jenderal H. M. Ichwan Sam yang diterima hidayatullah.com, Majelis Ulama Indonesia menegaskan pemberitaan Majalah Tempo tersebut akan dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“(Dan) dapat memicu ekses yang lebih besar dalam memelihara ketentraman batin umat Islam, khususnya terhadap produk halal,” terang Kiai Ma’ruf Amin dalam pernyataannya kemarin ditulis Kamis (27/02/2014) kemarin.

Oleh karenanya, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia menyampaikan sikap mengenai proses sertifikasi halal dan pengakuan lembaga sertifikasi halal luar negeri.

Seperti diketahui, petinggi Majelis Ulama Indonesia dituding memainkan izin pemberian sertifikat halal di Australia dan negara lain.

Majalah Tempo mengklaim memiliki sejumlah bukti yang menunjukkan ada setoran-setoran yang dikirim terkait dengan pemberian lisensi untuk perusahaan di Australia.

Dalam laporannya ini, Majalah Tempo menerjunkan wartawannya ke Australia dan mengaku telah mewawancarai Ketua Halal Certification Authority yang berbasis di Sydney, Mohamed El-Mouelhy.

Mouelhy, dikutip Tempo, menuturkan siapa saja yang ingin mendapatkan lisensi itu harus membayar sejumlah uang ke MUI. Juga wajib membiayai perjalanan pejabat-pejabat MUI dan rombongan mereka ke Australia.

Sementara itu, pihak Halal Food Council of Europe (HFCE) dalam surat resminya tertanggal 24 Februari 2014, mengatakan laporan Majalah Tempo tidak benar sama sekali.

HFCE yang bermarkas di Brussel Belgia HFCE juga membantah pemberitaan Majalah Tempo bahwa Ketua MUI Amidhan di dalam Advisory Board HFCE. Pihak HFCE mengakui kalau Amidhan sering memberi nasihat soal produk halal.*

Rep: Ainuddin Chalik
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Wanita Boleh menjadi Agen Dakwah termasuk dalam Berpolitik

Wanita Boleh menjadi Agen Dakwah termasuk dalam Berpolitik

Kronologi TP3 Temui Presiden Jokowi, Amien Rais Ingatkan Pesan Al-Quran Ancaman Membunuh Orang Beriman

Kronologi TP3 Temui Presiden Jokowi, Amien Rais Ingatkan Pesan Al-Quran Ancaman Membunuh Orang Beriman

Sorotan Terhadap Syiah di Ajang IBF 2015 [1]

Sorotan Terhadap Syiah di Ajang IBF 2015 [1]

Komnas Ham Minta Kepolisian Segera Selesaikan Kasus Teror Terhadap Tokoh Muhammadiyah

Komnas Ham Minta Kepolisian Segera Selesaikan Kasus Teror Terhadap Tokoh Muhammadiyah

MUI Sedang Kaji Program TV “Karma”

MUI Sedang Kaji Program TV “Karma”

Baca Juga

Berita Lainnya