Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Lokalisasi Dolly Direncanakan Ditutup Sebelum Ramadhan

Gang Dolly, lokalisasi maksiat terbesar di Surabaya, saat masih beroperasi.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Hingga sekarang Pemkot Surabaya belum memastikan kapan melakukan penutupan lokalisasi Dolly Surabaya. Meski demikian, sosialisasi atas rencana penutupan tersebut terus dilakukan oleh instansi terkait di Pemkot Surabaya.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Muhammad Fikser mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk memberikan pengertian dan pemahaman kepada para pelacur dan mucikari. Dengan demikian ketika penutupan lokalisasi terbesar di Asia Tenggara tersebut dilakukan, tidak menimbulkan gejolak yang berlebihan.

“Maka dari itu, Pemkot melalui Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan saat ini terus melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap penghuni lokalisasi Dolly yang kemungkinan besar akan ditutup sebelum bulan Puasa tahun ini,” kata Fikser, Minggu (16/2/2014), dilaporkan Surya.

Di samping itu, kata Fikser, penanganan para pelacur dan mucikari pascapenutupan lokalisasi Dolly juga menjadi program yang terus dimatangkan dan direalisasikan. Diharapkan nantinya setelah lokalisasi Dolly benar-benar ditutup, para penghuni bisa melanjutkan usaha lain yang halal.

“Salah satunya ya ketrampilan, di mana dengan keterampilan yang diperoleh melalui bimbingan tersebut penghuni bisa berusaha untuk bisa menjadi mata pencaharian sesuai bakatnya,” ucap Fikser.

Memang, diakui Fikser, dalam persiapan penutupan lokalisasi Dolly, Pemkot Surabaya banyak mendapat dukungan dan bantuan, terutama bantuan pembinaan mental dan moral dari sejumlah lembaga sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Dan hal itu cukup positif untuk mempersiapkan penutupan lokalisasi Dolly secara terintegrasi.

Sedangkan untuk pemanfaatan wilayah lokalisasi Dolly, menurut Fikser, sesuai dengan rencana yang pernah disampaikan Walikota Surabaya akan digunakan sebagai sentra perdagangan dan jasa perekonomian di Surabaya. Ini mengingat wilayah lokalisasi Dolly berada di tengah kota yang sangat strategis untuk kegiatan bisnis.

“Saat ini Ibu Walikota Surabaya masih terus membahas dan mematangkan rencana bekas lokalisasi Dolly tersebut sebagai tempat usaha dan jasa nantinya,” tutur Fikser.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Arya Sandhiyudha: Ada Enam Dampak Jangka Panjang bagi Resolusi Laut China Selatan

Arya Sandhiyudha: Ada Enam Dampak Jangka Panjang bagi Resolusi Laut China Selatan

Lembaga Halal Eropa Bantah Pemberitaan Tempo

Lembaga Halal Eropa Bantah Pemberitaan Tempo

Tayangan TV ‘Membahayakan’ Keluarga

Tayangan TV ‘Membahayakan’ Keluarga

Wali Kota Banda Aceh: Perayaan Tahun Baru Masehi Menyalahi Ajaran Islam dan Adat Istiadat

Wali Kota Banda Aceh: Perayaan Tahun Baru Masehi Menyalahi Ajaran Islam dan Adat Istiadat

Politik Rente Dinilai Rawan Menghasilkan Politik Dinasti

Politik Rente Dinilai Rawan Menghasilkan Politik Dinasti

Baca Juga

Berita Lainnya