Selasa, 2 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Wamenag: AS dan Eropa Saja Membolehkan Jilbab

ISTIMEWA
Anita (nomor 2 dari kiri) yang dilarang berjilbab di sekolahnya, saat bersama sahabatnya.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengaku prihatin masih adanya kasus pelarangan jilbab di Indonesia. Pernyataan Nasaruddin ini menanggapi kasus pelarangan jilbab yang menimpa beberapa siswi SMA di Bali.

Menurut Nasaruddin, pilihan berjilbab merupakan bagian dari hak asasi manusia yang harus dihormati pihak lain. Menghalangi seseorang untuk berjilbab, maka sama dengan melanggar hak asasi manusia.

“Saya setuju kalau penggunaan atribut-atribut agama termasuk jilbab, dianggap HAM,” kata Nasaruddin kepada hidayatullah.com, Jumat (10/01/2014) sore.

Nasaruddin berharap, bangsa Indonesia mau mencontoh apa yang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa. Jika semua orang menganggap berjilbab bagian dari HAM, maka kasus pelarangan jilbab tidak terulang lagi.

“AS dan Eropa saja menggunakannya (jilbab),” ucapnya.*

Rep: Ibnu Syafaat
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Muhammadiyah Minta Pemerintah Adil Tegakkan Hukum Tanpa Diskriminasi

Muhammadiyah Minta Pemerintah Adil Tegakkan Hukum Tanpa Diskriminasi

Karya Raja Ali Haji Dicetak Pakai Kertas Istana di Malaysia

Karya Raja Ali Haji Dicetak Pakai Kertas Istana di Malaysia

Ketua MPR: Presiden SBY Harus Protes Aksi Brutal AS di Libya

Ketua MPR: Presiden SBY Harus Protes Aksi Brutal AS di Libya

Kasus Penistaan Agama, Polri Diminta Tiru Polres Tarakan Tangkap Terlapor

Kasus Penistaan Agama, Polri Diminta Tiru Polres Tarakan Tangkap Terlapor

Hari ini, Rakernas II Pesantren Quran Indonesia Berakhir

Hari ini, Rakernas II Pesantren Quran Indonesia Berakhir

Baca Juga

Berita Lainnya