Sabtu, 10 Juli 2021 / 30 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Wamenag: AS dan Eropa Saja Membolehkan Jilbab

ISTIMEWA
Anita (nomor 2 dari kiri) yang dilarang berjilbab di sekolahnya, saat bersama sahabatnya.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengaku prihatin masih adanya kasus pelarangan jilbab di Indonesia. Pernyataan Nasaruddin ini menanggapi kasus pelarangan jilbab yang menimpa beberapa siswi SMA di Bali.

Menurut Nasaruddin, pilihan berjilbab merupakan bagian dari hak asasi manusia yang harus dihormati pihak lain. Menghalangi seseorang untuk berjilbab, maka sama dengan melanggar hak asasi manusia.

“Saya setuju kalau penggunaan atribut-atribut agama termasuk jilbab, dianggap HAM,” kata Nasaruddin kepada hidayatullah.com, Jumat (10/01/2014) sore.

Nasaruddin berharap, bangsa Indonesia mau mencontoh apa yang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa. Jika semua orang menganggap berjilbab bagian dari HAM, maka kasus pelarangan jilbab tidak terulang lagi.

“AS dan Eropa saja menggunakannya (jilbab),” ucapnya.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

BNPB Bencana Alam Indonesia

Selama Setahun BNPB Catat 3.253 Bencana Alam Terjadi di Indonesia

Mabes Polri Diminta Manusiawi terhadap Abu Bakar Baasyir

Mabes Polri Diminta Manusiawi terhadap Abu Bakar Baasyir

Perempuan Aceh Minta Syariat Islam Kaffah

Perempuan Aceh Minta Syariat Islam Kaffah

Soal Buku Merah, BWU: KPK Harus Segera Selidiki

Soal Buku Merah, BWU: KPK Harus Segera Selidiki

KTT OKI ke-13 di Istanbul Temukan Solusi Tangani Perbedaan di Dunia Islam

KTT OKI ke-13 di Istanbul Temukan Solusi Tangani Perbedaan di Dunia Islam

Baca Juga

Berita Lainnya