Jum'at, 22 Oktober 2021 / 16 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Wamenag: AS dan Eropa Saja Membolehkan Jilbab

ISTIMEWA
Anita (nomor 2 dari kiri) yang dilarang berjilbab di sekolahnya, saat bersama sahabatnya.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengaku prihatin masih adanya kasus pelarangan jilbab di Indonesia. Pernyataan Nasaruddin ini menanggapi kasus pelarangan jilbab yang menimpa beberapa siswi SMA di Bali.

Menurut Nasaruddin, pilihan berjilbab merupakan bagian dari hak asasi manusia yang harus dihormati pihak lain. Menghalangi seseorang untuk berjilbab, maka sama dengan melanggar hak asasi manusia.

“Saya setuju kalau penggunaan atribut-atribut agama termasuk jilbab, dianggap HAM,” kata Nasaruddin kepada hidayatullah.com, Jumat (10/01/2014) sore.

Nasaruddin berharap, bangsa Indonesia mau mencontoh apa yang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa. Jika semua orang menganggap berjilbab bagian dari HAM, maka kasus pelarangan jilbab tidak terulang lagi.

“AS dan Eropa saja menggunakannya (jilbab),” ucapnya.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Ajak Teladani Sikap Kepahlawanan

MUI Ajak Teladani Sikap Kepahlawanan

Wapres Akan Hadiri Munas IV Hidayatullah November Mendatang

Wapres Akan Hadiri Munas IV Hidayatullah November Mendatang

Moeldoko KPK

KPK Pecat 51 Pegawainya, KSP Moeldoko: Itu Kewenangan KPK

Sekjen Majma Fikih Islam Bacakan Rekomendasi Terkait Fatwa

Sekjen Majma Fikih Islam Bacakan Rekomendasi Terkait Fatwa

Andi Mallarangeng Ditahan KPK, Khatib di Cipinang Sebut Koruptor Tidak Sabar

Andi Mallarangeng Ditahan KPK, Khatib di Cipinang Sebut Koruptor Tidak Sabar

Baca Juga

Berita Lainnya