Ahad, 14 Februari 2021 / 2 Rajab 1442 H

Nasional

Di Hadapan Warga NU, Habib Rizieq harapkan Negara Tak Minta Maaf pada PKI

hidayatullah.com/Samsul
Habib Rizieq di hadapan warga NU Surabaya
Bagikan:

Hidayatullah.com—Pemerintah Indonesia saat ini dinilai sedang kebingungan atas desakan kelompok pendukung Partai Komunis Indonesia (PKI) agar Negara (Presiden Republik Indonesia) melakukan permintaan maaf korban tragedi 1965-1966

“Sekarang Negara sedang bingung menghadapi tuntutan permintaan maaf kepada PKI. Negara tidak boleh meminta maaf kepada PKI yang telah membantai santri, membakar pondok pesantren dan membunuh para ulama ,” demikian disampaikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Rabu (08/01/2014) dalam acara “Tabligh Akbar menyambut Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasssalam” di Masjid Masjid Nurul Mukminin,  Kalisari Damen No.34 Mulyorejo, Surabaya.

Menurut Habib Rizieq, jika permintaan maaf dilakukan pemerintah, itu sama halnya  telah melecehkan kaum Nahdhiyin (NU).

Menurutnya,  dengan meminta maaf kepada PKI sama saja melecehkan dan tidak menghargai perjuangan Banser NU, GP Anshor dan umat Islam. Selain itu permintaan  maaf pada PKI sama dengan menyia-nyiakan kematian santri dan ulama yang PKI bantai kala waktu itu.

Habib Rizieq mengingatkan pemerintah  bawah meminta maaf kepada PKI  hanya akan  berbuntut panjang.  Negara nantinya dengan terpaksa akan membuka keran penyelidikan pelanggaran HAM. Negara juga akan menanggung kerugian korban yang PKI melakukan klaim.

“Kami serukan kepada Bapak Presiden untuk tidak meminta maaf kepada PKI, karena tidak ada alasan untuk meminta maaf. Sejarah telah jelas bahwa PKI telah membantai kaum Muslimin,” tutur Habib Rizieq dengan penuh semangat.

Menurutnya ummat Islamlah yang paling di rugikan akan hal ini. oleh karena itu ia mengajak ummat Islam untuk bersatu memerangi ‘PKI gaya baru’.

“Oleh karena itu, umat Islam tidak akan pernah memaafkan PKI yang berideolgi komunis sampai kapan pun,” ucapnya di hadapan ribuan jamaah NU Mulyosari Surabaya.*

Rep: Samsul Bahri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Gubernur Aher Sebut Negarawan Miliki Ideologi dan Kepemimpinan

Gubernur Aher Sebut Negarawan Miliki Ideologi dan Kepemimpinan

Ikatan Ulama-Da’i ASEAN Desak Selandia Baru Jamin Keamanan Muslim

Ikatan Ulama-Da’i ASEAN Desak Selandia Baru Jamin Keamanan Muslim

Semangat Kebangkitan Umat Bela Islam Perlu Diarahkan dengan Al-Qur’an

Semangat Kebangkitan Umat Bela Islam Perlu Diarahkan dengan Al-Qur’an

Sukamta Sambut Baik PTUN Jakarta Vonis Presiden Jokowi dan Menkominfo

Sukamta Sambut Baik PTUN Jakarta Vonis Presiden Jokowi dan Menkominfo

33 Tokoh Dunia Islam Akan Hadiri Konferensi WAMY di Jakarta

33 Tokoh Dunia Islam Akan Hadiri Konferensi WAMY di Jakarta

Baca Juga

Berita Lainnya