Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tim Advokasi Dampingi 10 Siswi yang Dilarang Berjilbab

detik.bali/ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com—Kajian Tim Advokasi Pembelaan Hak Pelajar Muslim Bali berada di Bali Selama tujuh hari menemukan bahwa larangan penggunaan jilbab pelajar Muslim di Provinsi Bali bukan hanya Denpasar, namun juga terjadi di berbagai sekolah.

Tim Advokasi yang dipimpin Helmi Al Djufri ini, melakukan investigasi di lapangan dan menemukan bahwa kasus pelarangan jilbab terjadi di beberapa sekolah negeri lainnya, di antaranya di SMAN 1 Kuta Utara, SMAN 1 Kuta Selatan, SMPN 1 Kuta Selatan, SMPN 1 Singaraja, SMPN 3 Singaraja, SMAN 1 Singaraja.

Hingga saat ini sudah ada 10 pelajar Muslimah yang sedang didampingi agar bisa memperoleh haknya memakai jilbab di sekolah dengan leluasa.

“Kasus pelarangan jilbab di sekolah bukan hanya terjadi di Denpasar, tapi dibeberapa kota seperti di Kuta dan Singaraja dan sudah ada 10 siswi yang kami dampingi,” ujar Helmi Al Djufri, Ketua Tim Advokasi pada hidayatullah.com.*

Rep: Samsul Bahri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Bukan Barcode, Tapi Literasi Media dan Critical Thinking yang Efektif Basmi Hoax

Bukan Barcode, Tapi Literasi Media dan Critical Thinking yang Efektif Basmi Hoax

Tiru Turki, Pemprov DKI Jakarta Kaji Lockdown Akhir Pekan

Tiru Turki, Pemprov DKI Jakarta Kaji Lockdown Akhir Pekan

Sidang Buni Yani, Prof Yusril Ihza:  Tidak Ada Unsur Pidana

Sidang Buni Yani, Prof Yusril Ihza: Tidak Ada Unsur Pidana

MUI Jakut:  Penyimpangan Akidah Sering Terjadi di Makam Mbah Priok

MUI Jakut: Penyimpangan Akidah Sering Terjadi di Makam Mbah Priok

Meski Belum Sempurna ,Bank Syariah harus Didukung

Meski Belum Sempurna ,Bank Syariah harus Didukung

Baca Juga

Berita Lainnya