Jum'at, 24 September 2021 / 17 Safar 1443 H

Nasional

Tim Advokasi: Cara Pelarangan Jilbab dengan Gunakan Kedok Bom Bali

Helmi Al Djufi, tim advokasi jilbab
Bagikan:

Hidayatullah.com—Maraknya pelarangan penggunaan jilbab para pelajar Muslim di Bali karena para pengelola sekolah selalu menggunakan kedok Bom Bali sebagai alasan.

Demikian salah satu temuan Ketua Tim Advokasi Pembelaan Hak Pelajar Muslim Berjilbab di Bali kepada hidayatullah.com.

“Sekolah yang melarang siswinya berjilbab rata-rata karena Kepala Sekolahnya menjadikan kasus Bom Bali sebagai alasan untuk  membenci atribut Islam, termasuk jilbab,”  tutur Helmi al Djufi Selasa (07/01/2014).

Menurut Helmi, kasus Bom Bali rupanya dijadikan alasan  dan pemicu kebencian terhadap atribut-atribut Islam tersebut.

Tim Advokasi memang menemukan bukti bahwa pelarangan jilbab tidak terjadi di semua sekolah.  Bahkan ada beberapa sekolah swasta yang yang memperbolehkan siswanya berjilbab.

Oleh karena itu, ia bersama tim merencanakan untuk melakukan dialog terbatas dengan seluruh Kepala Sekolah di Bali dengan melibatkan tokoh agama dan dinas terkait.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Soal Gaza, MIUMI Ajak Umat Bebaskan Palestina

Soal Gaza, MIUMI Ajak Umat Bebaskan Palestina

Badan Musyawarah Ormas Wanita Desak TGPF Independen Penembakan Anggota FPI

Badan Musyawarah Ormas Wanita Desak TGPF Independen Penembakan Anggota FPI

Turki Siap Jalin Kerjasama Industri Alusista dan Penanggulangan Terorisme

Turki Siap Jalin Kerjasama Industri Alusista dan Penanggulangan Terorisme

Jokowi Harus Luruskan Simpang Siur “Kartu Sakti” Sepulang Dari China

Jokowi Harus Luruskan Simpang Siur “Kartu Sakti” Sepulang Dari China

Mahathir: Malaysia-Indonesia Harus Tangkal Tekanan Eropa Soal Minyak Sawit

Mahathir: Malaysia-Indonesia Harus Tangkal Tekanan Eropa Soal Minyak Sawit

Baca Juga

Berita Lainnya