Rabu, 20 Oktober 2021 / 13 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Anggota Komnas HAM: Densus Tak Boleh jadi Lembaga Pencabut Nyawa

Densus 88
Bagikan:

 Hidayatullah.com—Anggota Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Manager Nasution mengaku kecewa tindakan yang dipentaskan Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 dengan harus menembak mati terduga kasus terorisme.

Menurutnya, menembak mati pelaku sudah membuktinya tidak efektif memberantas terorisme

“Hanya mampu menjawab persoalan sesaat. Kekerasan itu tidak akan mampu menuntaskan persoalan terorisme secara komprehensif,” demikian ujarnya dalam rilis yang dikirim ke redaksi hidayatullah.com, Kamis (02/01/2014) siang.

Ia berharap aparat, termasuk Densus tidak lagi menjadi lembaga ‘pencabut nyawa’ masyarakat.

“Indonesia negara hukum, bukan negara para “penjegal” yang ringan tangan mencabut senjata sesuai order.”

Menurutnya, selama ini sudah lebih 100 orang terduga teroris yang ditembak mati Densus 88 tanpa proses hukum. Namun faktanya para pelaku teror bukan semakin berkurang tapi malah semakin banyak bermunculan.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Komisi V Pertanyakan Dana Pengawasan Pembinaan Kelaikan Udara

Komisi V Pertanyakan Dana Pengawasan Pembinaan Kelaikan Udara

Surahman Hidayat: Perda Miras Punya Landasan Hukum Kuat

Surahman Hidayat: Perda Miras Punya Landasan Hukum Kuat

Muhammadiyah Kehilangan Bahtiar Effendy, sosok Intelektual Muslim Berintegritas

Muhammadiyah Kehilangan Bahtiar Effendy, sosok Intelektual Muslim Berintegritas

Rohman Syah: Saya Sudah Bertemu Malaikat Jilbril

Rohman Syah: Saya Sudah Bertemu Malaikat Jilbril

Gerakan Shariah4Indonesia Peringati 11 Tahun Rntuhnya WTC

Gerakan Shariah4Indonesia Peringati 11 Tahun Rntuhnya WTC

Baca Juga

Berita Lainnya