Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Fatwa Haram ‘Natalan Bersama’ dinilai Tetap Berlaku

hidayatullah.com/Muh. Abdus Syakur
Mantan Ketua MUI Pusat, KH Cholil Ridwan
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Ridwan menegaskan, fatwa MUI tentang haramnya perayaan Natal bersama oleh umat Islam tetap berlaku. Kementerian Agama dan Presiden Republik Indonesia (RI) disebut paling bertanggung jawab menyiarkan fatwa ini.

“Tetap saja fatwa MUI (tentang) natalan (bersama) haram harus dikumandangkan,” tegas Cholil dalam pesan singkatnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, Selasa, 21 Shafar 1435 H (24/12/2013).

Cholil  mengatakan, dalam hal ini pejabat pemerintah yang beragama Islam bertanggung jawab. Sebab akan dituntut di akhirat kelak.

“Umat Islam mengadakan gugatan clash action. Yang paling bertanggung jawab Menteri Agama dan Presiden RI, terutama di akhirat nanti. Wallahu a’lam,” ujarnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut gugatan yang dimaksud.

“Mencontoh syariat azan. Walaupun yang ke masjid sedikit, tetap saja azan wajib diserukan sekeras-kerasnya setiap masuk waktu sholat,” lanjutnya.*

 

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Resah Isu Kristenisasi, MUI Sumbar Tolak Pembangunan RS. Siloam

Resah Isu Kristenisasi, MUI Sumbar Tolak Pembangunan RS. Siloam

Koalisi Masyarakat Sipil: Draft Revisi UU Terorisme Banyak Masalah

Koalisi Masyarakat Sipil: Draft Revisi UU Terorisme Banyak Masalah

Keluarga Korban Desak Jokowi Tuntaskan Kasus Tanjung Priuk

Keluarga Korban Desak Jokowi Tuntaskan Kasus Tanjung Priuk

Dr. Maman Abdurrahman Terpilih Kembali Jadi Ketum Persis

Dr. Maman Abdurrahman Terpilih Kembali Jadi Ketum Persis

MUI Imbau Umat Islam Tingkatkan Ketaqwaan dan Kepedulian Sesama

MUI Imbau Umat Islam Tingkatkan Ketaqwaan dan Kepedulian Sesama

Baca Juga

Berita Lainnya