Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Sebut Pemakaman Mewah Tidak Sesuai Ajaran Islam

Beginilah pemakaman mewah di San Diego Hill. Satu-satunya kuburan mewah di Indonesia
Bagikan:

Hidayatullah.com–Majelis Ulama Indonesia (MUI) merasa prihatin dengan maraknya pemakaman Muslim modern, mewah, dan berharga mahal. Hal ini dikatakan KH Ma’ruf Amin, Ketua MUI saat berbincang dengan hidayatullah.com, di kantor MUI Jalan Proklamasi 51 Jakarta, Kamis (19/12/2013) pagi.

“Pemakaman itu sebaiknya sederhana saja. Hukum membangun makam itu makruh kalau di tanah milik sendiri. Kalau di tanah wakaf tentu haram hukumnya,” kata Kiai Ma’ruf.

Menurut Kiai Ma’ruf, kalau niatnya untuk menyediakan makam yang asri, bersih, rapi, transportasinya bagus maka itu masih bisa diterima.

“Mewah itu ya harus dihindari. Ini tidak sesuai dengan jiwa keislaman yang mengedepankan aspek kesederhanaan,” tegasnya.

Alangkah baiknya, lanjut Kiai Ma’ruf, jika biaya makam mewah yang kabarnya puluhan juta hingga miliyaran rupiah itu dialokasikan untuk membantu fakir miskin dan anak yatim.

“Saya kira kalau harganya sampai miliyaran rupiah ada kepentingan lain. Saya kira uang itu baiknya digunakan untuk fakir miskin, dhuafa yang jumlahnya masih banyak. Untuk pendidikan, beasiswa untuk yatim. Bisa bikin masjid, sekolah,” lanjutnya.

Kiai Ma’ruf mengaku MUI sampai saat ini belum pernah menerima konsultasi atau memberikan sertifikat Dewan Syariah Nasional (DSN) kepada pengelola pemakaman Muslim mewah.

“Belum ada pengelola makam mewah yang mengajukan sertifikasi dari DSN. Kalau makam tidaklah kita (urus) itu. Harga miliyaran terlalu mahal itu. Kita menghimbaulah para kaya, elit kalau bikin makam jangan mewah lah,” tutupnya.*

Rep: Ibnu Syafaat
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Janjinya Pekan Lalu, Kemendagri Baru Publikasikan 3.143 Perda Pekan Ini

Janjinya Pekan Lalu, Kemendagri Baru Publikasikan 3.143 Perda Pekan Ini

Jakarta Pemenang We Love Cities 2018, Sandi: Ini Luar Biasa

Jakarta Pemenang We Love Cities 2018, Sandi: Ini Luar Biasa

Beberapa Keanehan saat Kericuhan Usai Aksi Bela Islam II

Beberapa Keanehan saat Kericuhan Usai Aksi Bela Islam II

Komisi X: UU Ekraf Baru Ngefek Jika PP Turun

Komisi X: UU Ekraf Baru Ngefek Jika PP Turun

BMOIWI: Krisis Multidimensi Terkait Erat Gagalnya Peran Keluarga

BMOIWI: Krisis Multidimensi Terkait Erat Gagalnya Peran Keluarga

Baca Juga

Berita Lainnya