Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Aktivis Mahasiswa Muslim Tetaplah Idealis, Tak Luntur oleh Jabatan

Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com
[Ilustrasi] Aksi KAMMI menolak kenaikan tarif BBM di Jakarta tahun 2012.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Para aktivis mahasiswa Muslim diminta tetap menjaga idealismenya memperjuangkan Islam. Konsistensi ini diharapkan tidak luntur oleh godaan harta maupun jabatan.

Hal ini diserukan Pemimpin Redaksi majalah Suara Hidayatullah Dadang Kusmayadi saat menerima kunjungan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Megapolitan di Jalan Cipinang Cempedak 1/14, Polonia, Jakarta Timur, Rabu, 23 Muharram 1435 H (27/11/2013).

Dadang  mengatakan, selama ini banyak contoh para aktivis mahasiswa yang aktif mengkritik berbagai kebijakan pemerintah. Namun lanjutnya, ketika aktivis tersebut mendapat posisi di pemerintahan misalnya, justru bungkam dan tak lagi kritis.

“(Saat) mahasiswa ini ideologinya masih terjaga. Ketika ada kesempatan-kesempatan (duniawi), bisa luntur,” ujar Dadang didampingi Asredpel Ahmad Damanik.

Dadang berharap, aktivis KAMMI tetap idealis dan kritis. Baginya, banyak aktivis Islam yang bisa menjadi panutan dalam konsistensi berdakwah. Terutama mereka yang memperjuangkan Islam di pedalaman Indonesia. Para dai tersebut misalnya yang sering dimuat Suara Hidayatullah.

“Berharap para aktivis mahasiswa menjaga idealismenya. Yang terjadi ketika sudah mendapatkan kesempatan duduk di lembaga pemerintahan,  idealisme yang dulu diperjuangkan itu sirna. Mereka hanya memperjuangkan kepentingan pribadi dan kelompoknya,” ujar Dadang kepada Hidayatullah.com sesuai acara.

“Kritik-kritik yang tadinya pedas, tajam, menjadi tumpul saat menjadi wakil rakyat, seiring dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang didapatinya,” lanjutnya.

Dalam acara ini, KAMMI bertukar masukan dan informasi terkait perkembangan dakwah Islam. Menurut Juru Bicara KAMMI Megapolitan, M. Maulana S.A, memperjuangkan Islam memang tidak semudah yang dibicarakan.

“Alhamdulillah kita mendapat banyak pencerahan. Mungkin kita baru bisa begini ya,” ujar Maulana, didampingi Ketua KAMMI Jakarta Abi Subhan dan staf KAMMI Megapolitan Inggar Saputra.

Silaturahim ini dihadiri Humas KAMMI Megapolitan, Zahra, yang juga Ketua Bidang Pengurus Pusat Gerakan Perempuan Indonesia (PP Genesia). KAMMI Megapolitan berencana menjalin kerjasama informasi dengan media massa khususnya Kelompok Media Hidayatullah (KMH).*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Dor! Pak Polisi, Jangan Tembaki Ulama Kami

Dor! Pak Polisi, Jangan Tembaki Ulama Kami

Wantim MUI Minta RUU HIP Ditunda Selama-Lamanya

Wantim MUI Minta RUU HIP Ditunda Selama-Lamanya

DDII Sampaikan Program Penyebaran Dai pada Presiden

DDII Sampaikan Program Penyebaran Dai pada Presiden

Halaqah Nasional NU Nyatakan Ahmadiyah Sesat

Halaqah Nasional NU Nyatakan Ahmadiyah Sesat

Sri Edi: Ada Usaha Merubah UUD 45 jadi “UU Neo Liberal”

Sri Edi: Ada Usaha Merubah UUD 45 jadi “UU Neo Liberal”

Baca Juga

Berita Lainnya