Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Wilayah Perbatasan Pintu Potensial Obat Tradisional Ilegal

Bagikan:

Hidayatullah.com–Daerah Perbatasan diklaim sebagai salah satu pintu utama masuknya obat-obat tradisional ilegal ke pasar dalam negeri. Berdasarkan hasil investigasi BPOM selama periode 2013, ribuan produk-produk obat  tradisional berbahaya alias menganduang Bahan Kimia Berbahaya (BKO) yang banyak beredar di pasaran, ditengarai banyak diselundupkan melalui pintu-pintu perbatasan, seperti pelabuhan.

“Daerah perbatasan itu potensial ya, terhadap importasi obat-obat tradisional ini,” ujar Pelaksana Tugas Kepala BPOM Hayati Amal, dalam jumpa pers pemusnahan obat tradisional ilegal senilai  Rp. 3 Milyar, di Lapangan PPOMN BPOM Jalan Percetakan Negera, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2013).

Ditambahkan Hayati, derasnya peredaran obat-obat tradisional yang diduga didatangkan dengan cara diselundupkan tersebut berlatar belakang alasan ekonomis yang kuat.

“Volume impor obat tak terbendung. Karena pasar kita seksi,” tambah Hayati.

Guna perlindungan terhadap konsumen dari bahaya obat-obat tradisional ilegal yang jika dikonsumsi dapat menyebabkan gangguan kesehatan hingga kematian tersebut, BPOM berkomitmen akan mengoptimalkan pengawasan di wilayah-wilayah perbatasan. Deputi III Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan POM, Roy Sparingga menambahkan, BPOM menggandeng Ditjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan dan POLRI untuk mengoptimalkan

pengawasan di titik-titik perbatasan.

“Kita optimalkan pengawasan di perbatasan, kita ada tim ya dari lintas sektoral,” pungkas Roy.*/ A Rheandra 

Rep: -
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mensos Serahkan Rp36 Miliar untuk Aceh

Mensos Serahkan Rp36 Miliar untuk Aceh

Kasus “Predator Seksual Setan” asal Indonesia: Reynhard Sinaga dan LGBT Trending Topic

Kasus “Predator Seksual Setan” asal Indonesia: Reynhard Sinaga dan LGBT Trending Topic

“Ada Perlawanan”, Stigma yang jadi Alasan Menembak Pelaku

“Ada Perlawanan”, Stigma yang jadi Alasan Menembak Pelaku

Pemerintah Diminta Tidak Kompromi dengan Israel Soal Visa

Pemerintah Diminta Tidak Kompromi dengan Israel Soal Visa

Komisi VIII: Bantuan Rp200 Ribu Per Keluarga, Diselewengkan Oknum Pejabat

Komisi VIII: Bantuan Rp200 Ribu Per Keluarga, Diselewengkan Oknum Pejabat

Baca Juga

Berita Lainnya