Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Terapis Bekam Harus Bersertifikasi

ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Bekam untuk pengobatan dan peningkatan kesehatan saat ini tengah menjadi tren dan pilihan di masyarakat.

Menyikapi hal ini, Dokter Zaidul Akbar, Ketua DPP Asosiasi Bekam Indonesia (ABI) menyarankan agar masyarakat tidak sembarangan dalam berbekam.

“Saya berpesan agar sebelum berbekam, kita harus tanya dulu terapis bekam tersebut apakah sudah bersertifikasi ABI atau belum,” kata Zaidul saat menjadi pembicara Seminar Nasional ‘Sehat Tanpa Obat’ di Audiotorium Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta, Selasa (05/11/2013) siang.

Seorang terapis harus tahu langkah-langkah medis dalam berbekam.

Saat ini, jelas Zaidul, banyak klinik-klinik atau pun terapis bekam yang tidak memperhatikan aspek kebersihan.

“Standar berbekam bagi terapis adalah bersarung tangan dan bermasker. Alat-alat bekam juga harus diperhatikan aspek kebersihannya. Jangan kita bayar 50-100 ribu rupiah lalu terinfeksi hepatitis akibat alat bekam yang tidak bersih,” jelasnya.

Selain itu, banyak juga klinik bekam yang terlalu percaya diri (overconfident) dalam mempromosikan bekam.

“Ada klinik yang menggaransi menyembuhkan penyakit kenChinag manis dengan waktu tiga hari. Saya berpesan, jangan overconfident,” jelasnya.*

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Idul Fitri, MUI Seru Umat Islam Perbanyak Silaturahim Demi Persatuan Bangsa

Idul Fitri, MUI Seru Umat Islam Perbanyak Silaturahim Demi Persatuan Bangsa

Din: Indonesia jangan Diam soal Protes Singapura

Din: Indonesia jangan Diam soal Protes Singapura

Dari Sedekah Harian, Program 100 Jembatan di Desa Terpencil Digagas

Dari Sedekah Harian, Program 100 Jembatan di Desa Terpencil Digagas

KISPA: Kehadiran Wartawan atas Undangan Israel Memalukan

KISPA: Kehadiran Wartawan atas Undangan Israel Memalukan

KAMMI Desak Jokowi Fokus Sejahterakan Pribumi

KAMMI Desak Jokowi Fokus Sejahterakan Pribumi

Baca Juga

Berita Lainnya