Selasa, 26 Oktober 2021 / 19 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Teguh: “Sebagai Minoritas, Saya Terganggu”

Surat gugatan Teguh yang mewakili Syiah
Bagikan:

Hidayatullah.com–Teguh Sugiharto, pihak penggugat terhadap Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan MUI Jatim menceritakan motiviasi dirinya menggugat empat institusi (Gubernur Jawa Timur, Ketua Umum MUI Pusat, Ketua MUI Jatim dan Presiden RI, red).

“Fatwa MUI dan keputusan Gubernur Jatim itu menganggu ketenangan hidup saya, “ ujar Teguh Sugiharto kepada hidayatullah.com, Selasa (14/05/2013).

Yang dimaksud Teguh mengganggu ketenanganya adalah Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 55 Tahun 2012 Tentang Pembinaan Kegiatan Keagamaan dan Pengawasan Aliran Sesat di Jawa Timur yang memperkuat Keputusan Fatwa MUI Jawa Timur No. Kep-01/SKF-MUI/JTM/I/2012 Tentang Kesesatan Ajaran Syiah.

Ia mengatakan, meski fatwa dan peraturan itu diperuntukkan untuk warga Jawa Timur, Teguh mengaku dirinya tetap terganggu.Sebab meski secara legal formal hanya mengikat warga di Wilayah Jawa Timur tetapi jelas dampak dan pengaruhnya pada kenyataannya dapat meluas hingga manapun.

Ketika ditanya, mewakili siapa dirinya menggugat fatwa MUI tentang kesesatan Syiah. Pria beralamat di Bandung ini mengaku mewakili diri sendiri.

“Saya tidak mewakili siapa-siapa, saya mewakili diri sendiri,” ujarnya kepada hidayatullah.com.

Saat ditanyakan apakah dia penganut Syiah, ia hanya menjawab, “Tidak, tetapi sebagai kelompok minoritas saya terganggu hadirnya Fatwa MUI.”

Namun Teguh mengatakan dirinya hanya akan menjawab di pengadilan jika hakim memaksa menyebutkan identitas kelompoknya.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

LSP LPPOM MUI Tangani Sertifikasi Auditor Halal

LSP LPPOM MUI Tangani Sertifikasi Auditor Halal

Fenomena Dolly: Dari Praktek Kemusyrikan hingga Dijual Suami Sendiri

Fenomena Dolly: Dari Praktek Kemusyrikan hingga Dijual Suami Sendiri

Jumat, Umat Islam Apel Siaga Tuntut Pembubaran Ahmadiyah

Jumat, Umat Islam Apel Siaga Tuntut Pembubaran Ahmadiyah

Wapres JK: Kalau Perang Lawan Amerika dan Rusia Semua Setuju

Wapres JK: Kalau Perang Lawan Amerika dan Rusia Semua Setuju

Presiden Jokowi Mengaku Takkan Biarkan KPK Diperlemah

Presiden Jokowi Mengaku Takkan Biarkan KPK Diperlemah

Baca Juga

Berita Lainnya