Masjid Salman ITB Tetap Fokus pada Kajian Tauhid

Jama'ah Salman ITB beragam namun disatukan oleh kesamaan tauhid

Masjid Salman ITB Tetap Fokus pada Kajian Tauhid
SALMAN
Dari kiri ke kanan: Akmasj Rahman, Suyatman, Hermawan K. Dipojono, Miftah Faridl, Suparno Satira, Latif Aziz, Achmad Noeman, dan TM Soelaiman (Duduk)

Terkait

Hidayatullah.com–Ketua Yayasan Pembina Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr Syarif Hidayat mengatakan jika fokus kajian di Masjid Salman tidak pernah berubah dari waktu ke waktu.

“Fokus kajian-kajian kita tetap pada persoalan tauhid, seperti yang diajarkan Bang Imad (Imaduddin Abdulrahim),” kata Syarif kepada hidayatullah.com disela-sela resepsi Milad Emas 50 Tahun Masjid Salman ITB di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (26/10/2013) malam.

Pernyataan Syarif ini sekaligus membantah anggapan banyak kalangan yang mengatakan jika Masjid Salman ITB sudah mulai luntur kajian-kajian tauhidnya.

Menurut Syarif, kajian tauhid merupakan ciri khas Masjid Salman ITB yang harus dipertahankan sampai kapan pun.

Syarif mengakui jika jamaah atau anggota Masjid Salman ITB memiliki latar belakang paham keislaman yang berbeda-beda.

“Di Salman banyak fikrah-fikrah. Misalnya hal yang biasa jika di Salman ada imam shalat yang telunjuknya bergerak-gerak (memberi isyarat) saat tasyahud awal dan akhir. Kita tidak persoalkan itu. Kita disatukan dalam kesamaan tauhid,” jelasnya.*

Rep: Ibnu Syafaat

Editor: Cholis Akbar

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !