Sabtu, 6 Maret 2021 / 22 Rajab 1442 H

Nasional

Sertifikasi Halal Obat, Kalau Tidak Sekarang Kapan Lagi

LPPOM MUI, lembaga resmi yang mengeluarkan sertifikasi halal.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Hasbullah Thabrany mengatakan saat ini hampir 95 persen bahan baku obat merupakan impor.

Menurut Hasbullah ini menimbulkan persoalan jika obat harus dilakukan sertifikasi halal, industri tentu harus memeriksa bahan baku itu langsung misal ke Amerika Serikat atau Eropa.

“Saya tidak tahu bagaimana memeriksanya kalau bahannya diperiksa ke negara asal, jelas sangat merepotkan,” ujarnya seperti dikutip media belum lama ini.

Pernyataan Hasbullah ini mendapat bantahan dari Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI), Ir Muti Arintawati, M.Si.

“Sulit bukan berarti tidak mungkin,” kata Muti ketika dihubungi hidayatullah.com, Selasa (22/10/2013) sore.

Menurut Muti, pada tahun 80-an saat awal-awal dilakukan sertifikasi halal pangan (makanan dan minuman) di Indonesia juga sempat membuat para produsen kerepotan. [Baca: LPPOM MUI: Obat-obatan Harus terbuat dari Bahan Suci dan Halal]

“Kalau (sertifikasi halal obat) tidak dimulai maka tidak akan pernah berhasil. Sama seperti saat memulai sertifikasi pangan,” imbuhnya.*

Rep: Ibnu Syafaat
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Salimah Jabar: “Diet TV” Cara Mudah Tolak Pornografi

Salimah Jabar: “Diet TV” Cara Mudah Tolak Pornografi

ICMI Desak Pemerintah Berperan Aktif Atasi Krisis Dunia Islam Saat ini

ICMI Desak Pemerintah Berperan Aktif Atasi Krisis Dunia Islam Saat ini

TASK Hidayatullah Evakuasi Korban Banjir Bolaang Mongondow

TASK Hidayatullah Evakuasi Korban Banjir Bolaang Mongondow

Cholil Ridwan: Rekomendasi Ijtima’ Ulama, Golput Itu Haram

Cholil Ridwan: Rekomendasi Ijtima’ Ulama, Golput Itu Haram

Muhammadiyah Akan Terbitkan Transaksi  E-Money

Muhammadiyah Akan Terbitkan Transaksi E-Money

Baca Juga

Berita Lainnya