Ahad, 24 Oktober 2021 / 17 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Sertifikasi Halal Obat, Kalau Tidak Sekarang Kapan Lagi

LPPOM MUI, lembaga resmi yang mengeluarkan sertifikasi halal.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Hasbullah Thabrany mengatakan saat ini hampir 95 persen bahan baku obat merupakan impor.

Menurut Hasbullah ini menimbulkan persoalan jika obat harus dilakukan sertifikasi halal, industri tentu harus memeriksa bahan baku itu langsung misal ke Amerika Serikat atau Eropa.

“Saya tidak tahu bagaimana memeriksanya kalau bahannya diperiksa ke negara asal, jelas sangat merepotkan,” ujarnya seperti dikutip media belum lama ini.

Pernyataan Hasbullah ini mendapat bantahan dari Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI), Ir Muti Arintawati, M.Si.

“Sulit bukan berarti tidak mungkin,” kata Muti ketika dihubungi hidayatullah.com, Selasa (22/10/2013) sore.

Menurut Muti, pada tahun 80-an saat awal-awal dilakukan sertifikasi halal pangan (makanan dan minuman) di Indonesia juga sempat membuat para produsen kerepotan. [Baca: LPPOM MUI: Obat-obatan Harus terbuat dari Bahan Suci dan Halal]

“Kalau (sertifikasi halal obat) tidak dimulai maka tidak akan pernah berhasil. Sama seperti saat memulai sertifikasi pangan,” imbuhnya.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Gus Sholah Enggan Terlibat di YPP Milik Hary Tanoe

Gus Sholah Enggan Terlibat di YPP Milik Hary Tanoe

Reuni 212, Anies Ajak Umat Islam Gerakkan Shalat Subuh

Reuni 212, Anies Ajak Umat Islam Gerakkan Shalat Subuh

Ratusan Massa HMI Jabar Demo Kutuk Serangan Israel

Ratusan Massa HMI Jabar Demo Kutuk Serangan Israel

Daud Rasyid: Jangan Terprovokasi untuk Saling Benci

Daud Rasyid: Jangan Terprovokasi untuk Saling Benci

Suami-Istri Diingatkan Tidak ‘Berselingkuh’ dengan HP

Suami-Istri Diingatkan Tidak ‘Berselingkuh’ dengan HP

Baca Juga

Berita Lainnya