Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Mahkamah Konstitusi sebaiknya tidak Diisi Orang Partai

Bagikan:

Hidayatullah.com—Untuk menghindari conflict of interest, konflik kepentingan, Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) jangan lagi diisi kalangan parpol guna  mengurangi potensi “main mata” antara hakim MK dengan pihak bersengketa, yang kebanyakan berasal dari parpol.

Demikian disampaikan Fadli Zon, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra. Menurut Fadli,  peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Ketua MK Akil Mochtar beserta beberapa orang lainnya menunjukan korupsi sudah memasuki semua lembaga negara, dari mulai eksekutif, yudikatif, maupun legislatif. Dari pejabat ke penjahat. Ironi Indonesia dewasa ini.

“Proses seleksi yang transparan diharapkan menghasilkan hakim MK berintegritas tinggi. Sadar akan tugas dan tanggung jawabnya untuk menjaga dan menjunjung tinggi marwah MK sebagai pengawal konstitusi sekaligus demokrasi. Bukan justru menjadi pengawal golongan atau kerabat politiknya,” ujarnya dalam rilis yang dikirim ke hidayatullah.com, Sabtu (05/10/2013).

“Kita sudah memilih jalan demokrasi. Namun sayangnya perkembangan demokrasi diikuti maraknya praktik korupsi. Penyalahgunaan kekuasaan yang paling klasik. Korupsi ancaman bagi demokrasi.”

Ia berharap, peristiwa OTT terhadap Ketua MK harus dijadikan titik balik membersihkan lembaga-lembaga negara yang ada, serta refleksi terkait proses rekruitmen hakim MK.*

Rep: Akbar Muzakki
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Menduga Gafatar Tak Shalat 5 Waktu

Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Menduga Gafatar Tak Shalat 5 Waktu

Lokalisasi Dolly Direncanakan Ditutup Sebelum Ramadhan

Lokalisasi Dolly Direncanakan Ditutup Sebelum Ramadhan

Larangan Kembali Polwan Berjilbab, Kapolri Jangan Plin-plan

Larangan Kembali Polwan Berjilbab, Kapolri Jangan Plin-plan

Baznas Jabar Bantu WiFi Gratis di Masjid-Mushalla untuk Pelajar Tak Mampu, Terbatas 100 Desa

Baznas Jabar Bantu WiFi Gratis di Masjid-Mushalla untuk Pelajar Tak Mampu, Terbatas 100 Desa

Berjuta-juta Hektare Lahan Dikonversi Rugikan Rakyat Miskin

Berjuta-juta Hektare Lahan Dikonversi Rugikan Rakyat Miskin

Baca Juga

Berita Lainnya