Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

HTI akan Gelar Aksi Tolak kehadiran Obama di Indonesia

hidayatullah.com/Thufail
Konferensi pers HTI
Bagikan:

Hidayatullah.com–Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menyatakan dengan tegas menolak kehadiran Presiden Amerika Serikar (AS) Barrack Hussein Obama di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Barrack Obama dijadwal akan berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri konferensi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) pada 1-8 Oktober 2010 di Bali.

Menurut Rahmat S Labib dari DPP HTI, penolakan karena Obama dinilai simbol dari penindasan umat Islam di seluruh dunia.

“Kita harus melawan dengan menolak kehadiran presiden amerika itu dinegeri Muslim terbesar di dunia ini,” Jelasnya dalam konferensi pers yang diselenggarakan di kantor DPP HTI, Jakarta. Rabu (02/10/2013).

Labib menilai, Obama sebagai presiden AS bertanggung jawab atas penjajahan Dan pembunuhan umat Islam di Iraq, Afghanistan, Pakistan hingga bersekutu dengan negeri zionis Israel untuk menjajah Palestina.

“Sungguh menyedihkan jika Indonesia umat Islam terbesar di dunia justru diam dengan kehadiran Obama,” tambahnya.

HTI berencana akan menggelar aksi demo besar-besar pada hari Jum’at (04/10/2013) di depan kantor duta besar AS di Jakarta. HTI mengundang seluruh elemen umat untuk ikut bergabung dalam aksi dalam tersebut.*

Rep: Thufail Al Ghifari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Papua Sampaikan Kemungkinan Hasil Penyelesaian Kasus PGGJ

MUI Papua Sampaikan Kemungkinan Hasil Penyelesaian Kasus PGGJ

Khitanan dan Pengobatan Gigi Gratis untuk Mualaf Suku Togutil Pedalaman Halmahera

Khitanan dan Pengobatan Gigi Gratis untuk Mualaf Suku Togutil Pedalaman Halmahera

Jumlah Penderita HIV/AIDS di Bali Mencapai 26.000 Orang

Jumlah Penderita HIV/AIDS di Bali Mencapai 26.000 Orang

Bantu Rajin Ibadah, YMN Bangun Toilet Sehat di Masjid dan Mushollah

Bantu Rajin Ibadah, YMN Bangun Toilet Sehat di Masjid dan Mushollah

PBNU: UU Ciptaker Untungkan Kapitalis, Tindas Rakyat Kecil, Harus Di-judicial Review

PBNU: UU Ciptaker Untungkan Kapitalis, Tindas Rakyat Kecil, Harus Di-judicial Review

Baca Juga

Berita Lainnya