Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Miss World Tumbuhkan Kemarahan, SBY Diminta Menghentikan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebagai pihak yang mengusung perhelatan Miss World di Indonesia, panitia dan pihak-pihak yang bertanggungjawab atas kegiatan itu, sadar telah menyebabkan kemarahan di berbagai kota dan daerah.

“Kemarahan ini sangat wajar karena mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam sangat memiliki hak untuk membendung budaya-budaya asing yang dikhawatirkan bisa merusak moral dan akidah generasi muda,” demikian kata Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI PKS Jawa Tengah V nomor urut 4, Mustofa B. Nahrawardaya kepada hidayatullah.com, Kamis (05/09/2013.)

Penyelenggara, imbuh analis pakar soal terorisme ini, semestinya mengerti bahwa dengan berbagai pertimbangan, penyelenggaraan ini tidak akan berdampak positif apabila dipaksakan.

“Perlu saya sampaikan bahwa, bentuk-bentuk ekspresi seni dalam negeri sendiri sebenarnya banyak yang susah untuk diatur sehingga sebagian dari mereka, kini tidak lagi menghormati budaya santun dan budaya religius adat ketimuran yang kita miliki,” tukas dia.

Namun anehnya, sambung dia, pihak swasta kini malah mencoba menambah babak baru dengan membobardir persoalan budaya dalam negeri melalui budaya asing yang dinilai oleh tokoh-tokoh ormas Islam khususnya, tidak akan menambah baik kondisi bangsa dari sisi moral budaya.

“Untuk itu, saya menyarankan agar pihak penyelenggara, dalam hal ini RCTI, supaya dengan legowo menghentikan Miss World. Baik yang diselenggarakan di Bali maupun di Sentul Jawa Barat,” lanjut dia.

Ia menerangkan, apabila pihak penyelenggara tidak pula mendengar saran-saran para tokoh masyarakat agar menghentikan prosesi Miss World ini, maka dia menyarankan Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Presiden SBY untuk menghentikannya.

“(Ini, red) demi menghormati Pancasila dan UUD 1945, serta menghormati ajaran agama Islam yang mayoritas dipeluk penduduk yang dipimpinnya,” tandasnya.*

 

Rep: Ainuddin Chalik
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Perlu Langkah Nyata untuk Kemerdekaan Palestina

Perlu Langkah Nyata untuk Kemerdekaan Palestina

Dugaan Kasus Pemurtadan Kembali Terjadi di Bekasi

Dugaan Kasus Pemurtadan Kembali Terjadi di Bekasi

Pengamat: Kebijakan Pemukiman Ilegal Israel Akan Tuai Kecaman dan Dampak Hukum

Pengamat: Kebijakan Pemukiman Ilegal Israel Akan Tuai Kecaman dan Dampak Hukum

Gubernur Kaltim Buka Munas PKB PII

Gubernur Kaltim Buka Munas PKB PII

Eks Wakapolri Minta Polisi Terbuka soal Wanita Bawa Anjing di Masjid

Eks Wakapolri Minta Polisi Terbuka soal Wanita Bawa Anjing di Masjid

Baca Juga

Berita Lainnya