Senin, 25 Oktober 2021 / 19 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

KPI Tegur Empat Stasiun TV Terkait Acara Ramadhan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan surat teguran kepada empat stasiun televisi, yakni Trans 7, ANTV, RCTI, dan Trans TV yang menayangkan program buka dan sahur Ramadhan.

“Empat program tersebut, yakni Sahur OVJ (Trans 7), Sahur Pesbukers (ANTV), Hafidz Indonesia (RCTI), dan Yuk Kita Sahur (Trans TV),” ujar Komisioner KPI Nina Armando di Jakarta, Kamis (18/07/2013).

Empat tayangan tersebut adalah tayangan komedi yang tayang pada buka dan sahur. Pelanggaran yang dilakukan, seperti pelecehan orang, baik bentuk fisik, pekerjaan, maupun gender.

Kempat  stasiun televisi itu dinilai melanggar norma kesopanan yang tidak layak ditampilkan dan melanggar UU perlindungan anak.

“Melanggar UU perlindungan anak, karena kategori tayangan tersebut R atau Remaja, namun isi tayangannya tidak sesuai dengan kategorinya. Bahkan banyak yang tidak pantas ditonton anak-anak,” katanya, dilansir Banjarmasin Post.

Ia menjelaskan, pelanggaran tersebut adalah pola berulang yang dilakukan stasiun TV setiap tahunnya.

“Pada tayangan Sahurnya Pesbukers, salah satu pelawaknya yang juga anggota DPR justru melanggar dengan melecehkan fisik orang lain,” katanya.

KPI sendiri sudah melayangkan surat teguran kepada empat stasiun TV tersebut. Disinggung apakah pelawak atau pengisi acara bertanggung jawab, Nina mengatakan yang bertanggung jawab adalah stasiun TV.

“Kami berharap pelanggaran yang dilakukan semakin berkurang,” harap dia.*

 

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Kebebasan Finansial Bukan Ukuran Kesuksesan Wanita

Kebebasan Finansial Bukan Ukuran Kesuksesan Wanita

ruu perlindungan agama

Temui Prabowo di DPP Gerindra, PKS Ajak Dukung RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama

Dulu Ahok Bilang “Merem Saja Pertamina Untung Asal Diawasi”, Kini Pertamina Rugi, Apa Tidak Diawasi?

Dulu Ahok Bilang “Merem Saja Pertamina Untung Asal Diawasi”, Kini Pertamina Rugi, Apa Tidak Diawasi?

Kemenag-DPR Sepakati BPIH Rp 34,1 Juta

Kemenag-DPR Sepakati BPIH Rp 34,1 Juta

Mu’ti: Penyebutan “Radikalisme” pada Masjid bisa Timbulkan Citra Negatif

Mu’ti: Penyebutan “Radikalisme” pada Masjid bisa Timbulkan Citra Negatif

Baca Juga

Berita Lainnya