Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

90 Persen Rumah di Aceh Tengah Roboh, BNPB Siapkan Rp40 M

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekitar 90 persen rumah warga di tiga desa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh mengalami rusak parah atau roboh akibat gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter yang melanda daerah itu, Selasa (02/07/2013).

Suroto, Koordinator relawan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu malam, menyatakan bahwa dari hasil pantau langsung di tiga desa terpencil di Aceh Tengah itu hampir 90 persen rumah warga rusak parah, sehingga tidak bisa ditempati lagi.

Suroto bersama relawan Senkom Mitra Polri lainnya melihat langsung kondisi tiga desa tersebut, yakni Desa Kebah, Desa Berawang, dan Desa Rampa. Dari pengamatan di tiga desa yang berbatasan dengan Kabupaten Bener Meriah itu, kondisinya sangat memprihatinkan.

Sementara itu, ratusan warga di tiga desa tersebut terpaksa membangun tenda darurat untuk berteduh dan bermalam, katanya.

Menurut Suroto, pemerintah segera memasok tenda yang sesuai dengan standar, karena kondisi cuaca di daerah itu sangat dingan pada malam hari.

“Untuk menjaga kesehatan warga, maka pemerintah perlu menyuplai tenda dalam jumlah besar untuk tempat tinggal dan tidur sementara, apalagi di daerah ini berhawa dingin, khususnya malam hari. Kalau alam terbuka kasihan, terutama anak-anak dan orang tua,” katanya.

Suroto menyatakan, sejak tadi malam, korban gempa tidur di depan rumah mereka dengan tenda atau atap seadanya.

Disebutkan, dari pantauan di beberapa lokasi, masih banyak dibutuhkan tenda. Untuk itu, pemerintah segera mengirimnya, selain bantuan makanan.

Dari hasil pendataan sementara, jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan di Bener Meriah dan Aceh Tengah sebanyak 1.726 unit yang terdiri dari 1.475 unit rusak parah dan 321 unit rusak ringan.

Sarana lainnya, masjid dan meunasah 17 unit, Puskesmas 4 unit, dan satu jembatan layang.
Sementara korban meninggal dunia dari dua daerah itu 10 orang dan 147 orang mengalami luka parah dan kini berada di rumah sakit yang ada di Takengon, Aceh Tengah dan Bener.

Rp 40 M

Sementara itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan dana hingga Rp40 miliar untuk darurat penanggulangan dampak gempa di wilayah Aceh.

“Untuk penanganan darurat gempa Aceh belum ditentukan besaran dananya. Tapi BNPB ada dana Rp40 miliar yang siap dipakai untuk Aceh,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Rabu dikutip Antara.

Untuk penanggulangan gempa Aceh Kementerian Sosial mengalokasikan dana Rp1,2 miliar untuk 30 ton beras, sarden, tenda, selimut, dan lainnya.

Sedangkan BNPB, ia mengatakan menggunakan dana tersebut untuk melakukan hal-hal teknis penting seperti sewa pesawat untuk evakuasi korban. Sedangkan Kementerian Sosial biasanya juga mengalokasikan dana untuk logistik.

Menurut Sutopo, BNPB mengajukan anggaran Rp1 triliun untuk 2013 dan disetujui DPR. Namun Menteri Keuangan menyetujui dana tanggap darurat 2013 sebesar Rp200 miliar.*

Rep: Muhsin
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Dewan Pendidikan Surabaya: Implementasi Kurikulum 2013 Butuh Jeda Untuk Evaluasi

Dewan Pendidikan Surabaya: Implementasi Kurikulum 2013 Butuh Jeda Untuk Evaluasi

Ratusan Kelompok Islam Datangi Acara Syiah yang Diduga Kamuflase Izin

Ratusan Kelompok Islam Datangi Acara Syiah yang Diduga Kamuflase Izin

Sidang Isbat Awal Syawal 1439 H Digelar 14 Juni

Sidang Isbat Awal Syawal 1439 H Digelar 14 Juni

KPA: Banyak Pelajar Sudah Tertular HIV

KPA: Banyak Pelajar Sudah Tertular HIV

MUI akan Keluarkan Pendapat tentang Ahok dan Menyampaikannya ke Kapolri

MUI akan Keluarkan Pendapat tentang Ahok dan Menyampaikannya ke Kapolri

Baca Juga

Berita Lainnya